JAKARTA, iNews.id - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menatap All England 2026 dengan fokus penuh. Apalagi turnamen bergengsi itu digelar di tengah bulan Ramadan.
All England 2026 akan berlangsung pada 3–8 Maret 2026 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris. Turnamen level BWF Super 1000 tersebut masuk periode puasa bagi umat Muslim, sehingga para pemain harus menyesuaikan program latihan dan kondisi fisik.
Fikri mengaku berusaha menyeimbangkan latihan dan ibadah. Dia sempat menjalani puasa pada hari pertama Ramadan saat mendapatkan libur dari Pelatnas PBSI.
“Ya alhamdulillah, kami kemarin juga ada diberikan kesempatan untuk puasa hari pertama kami diberikan libur sehari untuk bertemu keluarga, dan itu cukup senang buat kami,” kata Fikri kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/2/2026) kemarin.
“Dan setelah itu kami balik lagi ke PBSI untuk latihan lagi, dan alhamdulillah lancar,” tambahnya.
Namun Fikri mengakui tidak setiap hari dia bisa berpuasa. Jadwal latihan intensif dan kebutuhan menjaga kebugaran menjadi pertimbangan utama jelang turnamen tertua di dunia itu.
“Ada beberapa hari yang puasa, ada yang tidak. Memang karena kondisinya begini ya, kami mau tidak mau harus jaga kondisi juga karena ada pertandingan di depan. Ya ke depannya mungkin bisa diganti di hari lain puasanya," jelas Fikri.