Bos Ducati Sebut Francesco Bagnaia Belum Capai Potensi Terbaiknya

Andhika Khoirul Huda
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram @pecco63)

BOLOGNA, iNews.id – Manager Ducati Corse, Davide Tardozzi, menyebut Francesco Bagnaia belum mencapai potensi terbaiknya. Dia yakin bintang Ducati Lenovo itu masih akan berkembang.

Pecco – sapaan Bagnaia – finis di urutan ke-15 dan 16 dalam dua musim pertamanya di MotoGP. Kondisi itu tak membuatnya putus asa sebagai juara Moto2 2018. Dia mampu menunjukkan kualitasnya begitu dipromosikan ke tim pabrikan Ducati pada 2021.

Bersama Ducati, Pecco finis runner up pada MotoGP 2021 di belakang jagoan Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. Kegagalannya menjadi juara di akhir musim itu pun membuat kemampuannya semakin meningkat.

Setahun berikutnya, pembalap asal Italia itu sukses juara MotoGP 2022. Bahkan, dia melanjutkan dominasinya dengan mempertahankan titelnya pada musim 2023, sekaligus menobatkannya menjadi pembalap tersukses Ducati di ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu.

Bahkan, Pecco masih terus bisa bersaing di papan atas pada MotoGP 2024. Setelah 11 seri berjalan, dia bercokol di puncak klasemen dengan torehan tujuh kemenangan balapan utama dan tiga podium pertama dalam sprint.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil MotoGP Ceko 2026: Marc Marquez Juara, Ai Ogura Bikin Kejutan

57 tahun lalu

Hasil Moto3 Ceko 2026: Start dari Posisi 20, Veda Ega Pratama Menggila Finis Kelima

57 tahun lalu

Kata-Kata Marco Bezzecchi usai Diskors dari MotoGP Ceko 2026 Buntut Insiden Pukul Marshal

57 tahun lalu

Detik-Detik Marco Bezzecchi Pukul Marshal, Dilarang Balapan di MotoGP Ceko 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal