Waduh, Kongres HMI Ricuh Kaca Pecah dan Kursi Berserakan

Rahmat Ilyasan
Ratusan kursi di arena kongres berserakan usai kericuhan, Selasa (23/3/2021) malam. (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan).

SURABAYA, iNews.id - Sejumlah peserta Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXXI di Surabaya Selasa (23/3/2021) malam mengamuk. Mereka saling lempar kursi hingga menyebabkan kaca gedung pecah dan kursi berserakan. 

Tak hanya itu ratusan kursi yang sebelumnya tertata rapi juga porak poranda karena dihamburan peserta kongres. Belum ada laporan korban luka akibat insiden tersebut. Namun, kongres sempat terhenti akibat kericuan itu.

Kericuhan yang berjung perusakan ini memaksa aparat kepolisian masuk dan mengamankan situasi. Sementara di luar arena kongres, massa penggembira juga terlibat ketegangan dengan petugas. Penyebabnya, mereka memaksa masuk namun di hadang petugas. 

Informasi yang dihimpun, kericuhan bermula dari keinginan beberapa peserta kongres untuk menghadirkan Badan Koordinasi (Badko) HMI se-Indonesia di arena kongres ditolak mayoritas peserta. Akibatnya, situasi menjadi panas hingga terjadi keributan. 

"Ada beberapa peserta yang memicu keributan. Mereka meminta Badko HMI se-Indonesia dihadirkan di lokasi. Itu kan tidak mungkin," kata Ketua Umum Badko HMI Jawa Timur Yogi Pratama, Selasa (23/3/2021) malam. 

Yogi mengatakan, dari 20 Badko HMI, 12 di antaranya sudah hadir di acara kongres. Namun, sisanya berhalangan dan tidak bisa hadir. "Kita enggak tahu badko yang berhalangan entah sakit atau ada urusan lain kan enggak bisa dipaksakan untuk hadir," ujarnya. 

Yogi mengatakan, ada beberapa peserta yang sejak awal membuat ulah, termasuk tadi malam. Bahkan, ada kesan mereka sengaja memperlambat jalannya kongres. Akibatnya, rangkaian kongres molor dari jadwal yang ditentukan. 

Sesuai agenda, Kongres HMI XXXI yang dimulai sejak 17 April lalu dijadwalkan selesai pada Minggu (21/3/2021) lalu. Namun, alotnya pembahasan di arena membuat kongres molor. Hingga Senin, 22 Maret 2021, sidang baru menyelesaikan agenda pleno kedua dari lima pleno yang diagendakan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Final Sepak Bola Tarkam di Kendal Ricuh, 2 Kelompok Suporter Baku Hantam

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal