Tuntut Kesetaraan Hak, Atlet Difabel Bantul Mengadu ke Anggota Dewan

Yohanes Demo
Puluhan atlet Peparda Kabupaten Bantul saat mendatangi kantor DPRD Bantul dengan membentangkan poster menuntut adanya kesetaraan pemberian bonus penghargaan. (Foto: iNews.id/Yohanes Demo)

BANTUL, iNews.id- Puluhan atlet difabel dibawah binaan National Paralympic Committee (NPC) Bantul mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Kamis (16/3/2023). Mereka menuntut adanya kesetaraan hak dalam pemberian bonus agar disamakan seperti atlet non difabel.

Dalam aksinya, mereka turut membawa dan membentangkan sejumlah poster bertuliskan keluh kesah mereka. Selama ini mereka merasa mendapatkan perlakuan diskriminasi meski sama-sama berstatus sebagai atlet yang telah memberikan sumbangsih untuk Kabupaten Bantul.

"Membawa nama baik Bantul, tetapi malah di anak tirukan," tulis salah satu poster.

"Dadi juara malah ngenes," dalam tulisan poster lainnya.

Koordinator Aksi, Asep Kurniawan mengatakan sebanyak 62 atlet sebenarnya telah menerima bonus dari kejuaraan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022 dan Asian Para Game (APG) XI 2022 di Solo dengan rincian nominal Rp6 juta untuk medali emas, Rp3,5 juta untuk medali perak, Rp1,5 juta untuk perunggu, serta Rp500.000 untuk atlet Peparda yang tidak meraih medali. Selain itu juga terdapat lima atlet yang mendapatkan bonus untuk ajang APG.

Mereka turut menyampiakan terimakasih untuk bonus tersebut. Namun mereka merasa didiskriminasi karena ada perbedaan pemberian bonus untuk atlet non difabel yang berlaga dalam Ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2022. Dimana untuk para atlet Porda memperoleh bonus yang lebih tinggi. Pada ajang Porda DIY 2022 (atlet non difabel), Pemkab Bantul memberikan bonus sebesar Rp15 juta untuk peraih medali emas, Rp7,5 juta untuk medali perak, dan Rp2,5 juta untuk medali perunggu.

Padahal, Asep menyebut pada Peparda III DIY 2022 yang lalu, NPC Bantul kembali merebut juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Dalam sepanjang sejarah Peparda, NPC Bantul belum terkalahkan. NPC Bantul telah memberikan nama baik kepada Kabupaten Bantul.

"Namun, dalam apresiasi Pemerintah Kabupaten Bantul belum tercermin kesetaraan yang diberikan kepada atlet difabel. Hal ini terlihat dari diskriminasi dan pembedaan dalam hal pemberian bonus," katanya, disela-sela aksi.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal