Terminal Dhaksinarga Gunungkidul Ramai, Wates Sepi Pemudik

Kuntadi
Kismaya Wibowo
Sejumlah pemudik saat menunggu armada bus di Terminal Dhaksinarga, Gunungkidul, Selasa (12/6/2018). (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Ribuan pemudik mulai memadati Terminal Dhaksinarga, Gunungkidul, Selasa (12/6/2018). Jumlah penumpang yang datang terus mengalami peningkatan. Diperkirakan puncaknya akan terjadi pada H-1 lebaran.

Data yang dirangkum iNews, saat ini tercatat sudah ada 266 armada bus yang tiba di Terminal Gunungkidul atau lebih dari 1.100 kedatangan pemudik. Mereka sebagian besar berasal dari daerah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Bandung, dan Surabaya.

“Sejak H-7 sudah terasa dan jumlah kedatangan pemudik setiap harinya terus bertambah,” kata Kepala UPT Terminal Dhaksinarga, Gunungkidul M Edy Lestari.

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, pengelola UPT Terminal menyiagakan puluhan petugas pengamanan. Petugas ini akan berkerja 24 jam nonstop untuk menjamin keamanan dan kenyamanan, serta memberi pelayanan kepada penumpang. “Kami perkirakan puncak arus mudik pada H-1 lebaran,” ujarnya.

Seorang pemudik, Melani mengaku, memilih menggunakan moda transportasi bus karena merasa lebih nyaman dibanding harus membawa kendaraan pribadi. Apalagi libur dan cuti lebaran tahun ini lebih panjang, sehingga lebih fleksibel dalam mengatur waktu.  “Saya baru datang dari Palembang, kalau bawa mobil pribadi capek,” ucapnya.

Sementara itu, kondisi berbeda justru terjadi di Terminal Bus Wates, yang nampak lengang. Jumlah bus yang masuk tidak begitu banyak setelah dicabutnya kewenangan pengelolaan Terminal Wates ke Pemda DIY. Jadinya, tidak semua bus wajib masuk ke dalam terminal.

“Jumlah ini menyusut dari tahun lalu, angka penyusutannya bisa 50 persen karena sekarang tidak semua bus masuk ke terminal,” kata Koordinator Terminal Bus Wates, Supardi.

Dia menilai, lengangnya pemudik tidak lepas dari banyaknya program mudik gratis dan layanan mudik bersama. Selain itu juga faktor libur dan cuti bersama yang semakin panjang. Tercatat, selama arus mudik hanya terdapat sekitar 80 bus dan 700 penumpang. Sementara di tahun lalu, jumlahnya lebih dari seribu. “Kami belum lihat adaya kenaikkan penumpang, mungkin H-2 atau H-1 mendatang,” ujarnya.

Atas kondisi ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo juga belum bisa memproyeksikan kondisi arus balik. Baik soal lonjakan penumpang maupun kondisi arus lalu lintas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Segini Jumlah Kendaraan yang Keluar Masuk Jateng

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

Penumpang Kereta Api Membeludak di Semarang saat Lebaran, Tembus 125.265 Orang

57 tahun lalu

Arus Mudik Lebaran Hari Kedua Masih Ramai, Tol Cipali KM 188 Padat Merayap

57 tahun lalu

Kisah Haru Mudik 2026, Ayah dan Anak Terpisah di Tasikmalaya gegara Ketiduran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal