Terima Audiensi KPU, Haedar Nashir: Jangan Ada Lagi Pembelahan Politik karena Pemilu

Kuntadi
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir (tengah) memberikan keterangan pers usai bertemu dengan KPU. (foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengingatkan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum untuk menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu sesuai konstitusi. Pemilu harus dilaksanakan secara nyaman dan tidak boleh ada lagi pembelahan politik di Indonesia. 

“Kami berharap tidak lagi ada pembelahan politik di tubuh bangsa ini. KPU, Muhammadiyah, Parpol, pemerintah, dan berbagai komponen bangsa untuk menciptakan sejak sekarang bahwa pembelahan politik itu menjadi masa lampau karena harganya terlalu mahal,” kata Haedar saat menerima audiensi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (3/1/2022). Audiensi ini diikuti anggota KPU yang dipimpin ketua KPU Hasyim Asy’ari.

Haedar juga berharap KPU untuk melaksanakan ketugasan sebagai penyelenggara pemilu dengan mendasarkan pada konstitusi berupa aturan perundangan. Sesuai kesepakatan antara pemerintah, DPR dan KPU, pemilu harus dilaksanakan pada 14 Februari 2024. 

“KPU harus menjamin semuanya berdasarkan konstitusi UUD 1945. Artinya selesai dan tidak perlu lagi mengambangkan wacana-wacana yang tidak perlu,” imbuhnya.

Haedar juga mengingatkan KPU dalam pelaksanaan tetap menggunakan sistem langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil. Pemilu yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali, harus berjalan dalam suasana nyaman, aman, gembira dan berkualitas. 

“Gembira itu saat masuk ke bilik suara dan sebelumnya tidak saling bersitegang, berhadap-hadapan tetapi nikmati sebagai sebuah kontestasi yang mengeluarga,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gugatan Bonatua Silalahi Dikabulkan KIP, Kuasa Hukum Desak KPU Tunjukkan Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Muhammadiyah Berduka, Kiai Muhammad Jazir Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Mantan Sekretaris KPU Konawe Utara Ditahan, Diduga Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp1,6 Miliar

57 tahun lalu

Perindo Mantapkan Langkah di Jabar, Rifqi Ali Mubarok Eks KPU Jabar Resmi Pimpin DPW

57 tahun lalu

Usai Reses, DPR Akan Minta Klarifikasi Komisioner KPU Alasan Sewa Private Jet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal