Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Kehilangan Retribusi Wisata Rp1,6 Miliar

Suharjono
Pemkab Gunungkidul mulai memberlakukan Pembatasan Terbatas Kegiatan Mayarakat (PTKM). ( Foto Ilustrasi : Istimewa)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mengklaim kehilangan pendapatan dari sektor wisata senilai Rp1,6 miliar selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan ini juga berdampak terhadap nasib pelaku wisata yang kondisinya terpuruk.  

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono menjelaskan,  sebelum penerapan PPKM setiap minggu rata-rata 40.000 wisatawan masuk ke Gunungkidul. Kunjungan tersebut paling tidak menghasilkan minimal Rp200 juta dengan retribusi Rp5.000. Padahal tiket masuk untuk objek wisata pantai utama Rp10.000.

“Jika tiket Rp.5 000 maka dalam delapan minggu ini kita kehilangan Rp1,6 miliar,” katanya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (30/8/2021).

Kebijakan penerapan PPKM level 4 ini praktis semua wisata ditutup. Banyak pelaku wisata hingga pedagang mengeluhkan kondisi seperti saat ini. Namun kesehatan menjadi hak yang utama dan Covid- 19 harus ditekan.

“Kami berharap semua pelaku wisata memahaminya. Mudah-mudahan angka terus menurun dan objek wisata bisa dibuka kembali,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

Dugaan Korupsi Retribusi Wisata, Mantan Kadispora Sukabumi dan Staf Perempuan Ditahan

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal