Rusia Kepung Pabrik Mariupol, Tentara Ukraina Minta Tolong Diselamatkan

Anton Suhartono
Pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina, dikepung pasukan Rusia hingga tak seekor lalat pun bisa lolos (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Pasukan Rusia mengepung ketat aera pabrik baja Azovstal di Kota Mariupol. Di lokasi itu pasukan Ukraina dan sebagian warga sipil masih bertahan.

Militer Rusia dengan persenjataan lengkap berhasi; merebut kota pelabuhan tersebut pada Kamis kemarin dan sisa-sisa kekuatan Ukraina bertahan di pabrik seluas 11 kilometer persegi tersebut.

Seorang prajurit pasukan Garda Nasional Ukraina Leonid Kuznetsov mengatakan, waktu yang dimiliki tentara yang bertahan di pabrik hampir habis. Banyak dari mereka yang terluka tak bisa mendapatkan perawatan memadai. Kondisi itu diperparah dengan menipisnya persediaan makanan dan minuman.

Dia dan rekan-rekannya bertahan di pabrik baja Azovstal hanya berbebekal senjata ringan, seperti senapan mesin dan pistol. Senjata itu harus melawan pasukan Rusia yang dilengkapi dengan tank, jet tempur, serta artileri. 

Mereka bersembunyi di bunker sempit dengan kedalaman sekitar dua meter di bawah tanah.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis kemarin memerintahkan pasukannya untuk tidak membombardir pabrik itu lagi, namun menjaganya dengan ketat. Tak ada seorang pun yang boleh keluar, bahkan seekor lalat pun. Ini artinya para pasukan Ukraina yang bertahan bisa mati secara perlahan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal