Rusia Dituding Gunakan Bom Vakum yang Bisa Bikin Tubuh Manusia Menguap

Anton Suhartono
Sebuah gedung di Ukraina rusak parah akibat serangan Rusia. Ukraina menuding Rusia menggunakan bom vakum yang dilarang oleh berbagai organisasi internasional. (Foto: Ist)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Ukraina menuding tentara Rusia menggunakan bom vakum. Bom ini sungguh dahsyat bisa membuat tubuh manusia menguap.

Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat (AS) Oksana Markarova menuding Negeri Beruang Merah menggunakan bom tandan dan vakum. Dua jenis bom ini dilarang berbagai organisasi internasional.

Lembaga HAM internasional, Amnesty International dan Human Rights Watch juga menuding pasukan Rusia tampaknya menggunakan amunisi tandan yang telah dilarang secara luas.

Amnesty bahkan menuduh Rusia menyerang sekolah PAUD di timur laut Ukraina saat warga sipil berlindung di dalamnya.

"Mereka menggunakan bom vakum hari ini. Kehancuran yang coba dibuat Rusia di Ukraina sangat besar," kata Markarova, dikutip dari Reuters, Senin (1/3/2022).

Bom vakum atau senjata termobarik bekerja dengan menghisap oksigen dari udara sekitarnya untuk menghasilkan ledakan suhu tinggi. Senjata ini iasanya menghasilkan gelombang ledakan dengan durasi jauh lebih lama daripada bom konvensional serta bisa membuat tubuh manusia menguap.

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi bahwa senjata termobarik digunakan dalam konflik di Ukraina. Namun CNN mengangkat laporan, salah satu timnya melihat peluncur roket ganda termobarik Rusia di dekat perbatasan Ukraina pada Sabtu sore.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal