Polisi Didesak Segera Usut Kasus Bermuatan Rasis Abu Janda

Antara
Abu Janda dipertemukan dengan Natalius Pigai oleh politikus Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Senin (8/2/2021). (Foto: Instagram/Sufmi Daso).

JAKARTA, iNews.id - Polisi didesak untuk menindaklanjuti proses hukum dugaan rasisAbu Janda atau Permadi Arya. Konten Abu Janda dinilai sangat meresahkan.

Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Wellem RamandeiWellem Ramandei dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat, mengatakan aparat agar menindaklanjuti laporan yang dilayangkan pihaknya dengan nomor STTL/30/I/2021/Bareskrim pada 28 Januari 2021 lalu.

Laporan tersebut terkait cuitan akun yang diduga milik Permadi Arya atau Abu Janda kepada mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai yang diduga kuat bermuatan rasis dan kebencian.

Menurut Wellem konten bermuatan rasis di media sosial rentan memecah belah bangsa. Seperti halnya adanya dugaan unsur rasisme dalam cuitan akun Twitter @permadiaktivis1 yang diduga milik Permadi.

"Dasar negara kita Pancasila. Maka, tidak ada tempat bagi mereka yang menyuarakan kebencian kepada salah satu ras tertentu. Kami mengecam keras tindakan rasis kepada siapa pun dalam bentuk apa pun," katanya, Jumat (12/2/2021).

Dirinya memastikan KNPI tidak akan mencabut laporan terhadap Permadi Arya, meskipun pria yang dikenal luas dengan nama Abu Janda itu sudah bertemu dengan Natalius Pigai.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

57 tahun lalu

Natalius Pigai Bereaksi soal Kabar Vokalis Band Sukatani Dipecat dari Guru: Laporkan ke Kami

57 tahun lalu

Profil Natalius Pigai, Aktivis Putra Asli Papua Ditunjuk Jadi Menteri HAM

57 tahun lalu

Tersinggung dengan Pernyataan Oknum Polisi yang Dinilai Rasis, Warga Serbu Polres Baubau

57 tahun lalu

Polda Kalsel Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian yang Sebar Ratusan Pamflet Berisi Rasis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal