Polemik Larangan Mahasiswi Bercadar, Menristekdikti: Diskriminatif

Heru Trijoko
Larangan mahasiswi bercadar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang kini berpolemik. (Foto: iNews)

SLEMAN, iNews.id – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir menilai larangan mahasiswi mengenakan cadar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta diskriminatif. Dia menilai, alasan pihak kampus untuk menangkal radikalisme dinilai tidak tepat.

Menristekdikti menilai, setiap warga negara mempunyai kebebasan berekspresi dalam menjalankan agama, sesuai dengan keyakinan masing-masing. Karena itu larangan itu sifatnya sangat diskriminatif.

Cadar dan radikalisme merupakan dua hal yang berbeda. Radikal menyangkut paham atau pandangan kekerasan, sedangkan cadar hanya kain yang digunakan untuk menutupi wajah. Meski demikian, M Nasir mengungkapkan tidak akan mencampuri urusan tersebut. Sebab, menyangkut persoalan mahasiswi di perguruan tinggi menjadi kewenangan dan tanggung jawab rektor yang bersangkutan, bukan urusan seorang menteri. Berikut tayangan video beritanya;


Video Editor: Kuntadi

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cagub Riau M Nasir Didukung Partai Perindo Kunjungi MUI, Minta Bimbingan Bangun Daerah

57 tahun lalu

Ketua MUI Riau Sebut M Nasir Cagub yang Didukung Partai Perindo Putra Daerah Terbaik

57 tahun lalu

Partai Perindo Siap Berjuang Bersama M Nasir di Pilgub Riau 2024

57 tahun lalu

M Nasir Jalin Komunikasi dengan Perindo, Siap Berjuang Bersama di Pilgub Riau 2024

57 tahun lalu

Prihatin Krisis Kebangsaan, UIN Jogja Desak Jokowi Kembali Jadi Teladan Etik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal