Penyu Hijau yang Tersangkut Jaring Nelayan Akhirnya Dilepasliarkan

Kuntadi
Nelayan Congot, Kulonprogo saat melepasliarkan kembali penyu hijau yang tersangkut jaring. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Seekor penyu hijau raksasa terjaring nelayan Pantai Congot, Kulonprogo. Penyu berbobot lebih dari 70 kilogram ini akhirnya dilepasliarkan kembali ke laut lepas setelah sempat dirawat nelayan.

"Ini (penyu) kita lepaskan lagi karena kemarin kondisinya cukup lemah dan kita rawat dulu," kata Rukiman, nelayan Congot, Jumat (2/3/2018).

Penyu itu tersangkut jaring Rukiman sepanjang 700 meter yang ditebar dari bibir pantai. Saat jaring ditarik, Rukiman mengalami kesulitan hingga akhirnya dia dibantu beberapa rekannya untuk menarik jaring.

Lantaran proses penarikan yang panjang, penyu ini pun kelelahan. Oleh warga bersama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) akhirnya ditempatkan di salah satu kolam ikan milik nelayan. Baru setelah kondisinya membaik dilepaskan kembali ke laut lepas." Saya kira dapat ikan pari tak tahunya penyu," tutur Rukimin.

Tertangkapnya penyu di jaring nelayan kemudian dilaporkan ke kelompok pengawas masyarakat untuk pesisir laut dan ekosistem.Penyu selanjutnya dibawa pulang dan ditempatkan di kolam pemandian anak yang ada di Pantai Congot. Untuk membawa penyu tersebut dibutuhkan dua orang karena bobotnya yang cukup berat.

Kepala Resort BKSDA Kulonprogo, Gunadi, mengapresiasi sikap nelayan dan warga Pantai Congot yang memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan penyu.

Dia berharap agar warga terus menjaga kelestarian alam termasuk melindungi satwa-satwa dilindungi seperti penyu. "Keberadaan penyu seperti ini semakin langka dulu banyak bersarang di pesisir Kulonprogo," ujarnya.

Penyuluh Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Resort BKSDA Kulonprogo, Kus Mardiastuti mengatakan, berdasarkan ciri-cirinya, penyu tersebut merupakan jenis penyu hijau dan berjenis kelamin betina.

Penyu itu diindikasikan akan bertelur di kawasan Pantai Congot karena saat ini memang waktu-waktu penyu bersarang dan bertelur. “Nelayan Pantai Congot sudah sangat peduli pelestarian, kami sangat mengapresiasi,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Langka, Bayi Dugong Muncul Berenang di Pantai Mali Alor

57 tahun lalu

Anak Gajah Sumatera Lahir di TN Way Kambas, Populasi Bertambah di Tengah Ancaman Punah

57 tahun lalu

Perahu Nelayan Diterjang Gelombang Besar di Pantai Congot, 1 Orang Tewas 1 Hilang

57 tahun lalu

Mengenal Dingiso atau Bakaga, Binatang Sakral dan Langka dari Hutan Papua

57 tahun lalu

Pelestarian Penyu di Pulau Serangan: Mengawal Kehidupan Laut Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal