Paguyuban Masyarakat Jogja Ancam Hancurkan Eksistensi PSI di DIY, Buntut Kritik Ade Armando

erfan erlin
Widihasto menyampaikan tuntutan kepada PSI untuk memberikan sanksi kepada Ade Armandio. (foto: iNews.id/Erfan Erlin)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) mengancam akan menghancurkan eksistensi PSI di DIY, jika Ade Armando tidak segera meminta maaf. Sebelumnya politisi PSI itu mengkritik adanya politik dinasti di DIY yang dianggap menistakan keistimewaan Yogyakarta.  

Perwakilan Paman Usman Widihasto mengatakan, pihaknya menuntut PSI melakukan tindakan konkret atas apa yang dilakukan Ade Armando. Pernyataan Ade Armando tersebut tidak bisa dipisahkan sebagai pernyataan pribadi, sehingga partai turut bertanggung jawab dan segera mungkin mengambil tindakan tegas.

"Kami menuntut PSI secara kelembagaan melakukan tindakan yang konkret atas apa yang dilakukan kadernya, atas nama Ade Armando. Harus ada sikap politik yang jelas dari PSI kepada Armando," kata Widihasto saat menggelar aksi di Kantor DPW PSI DIY, Senin (04/12/2023).

Paman Usman, kata dia, juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk menangkap Ade Armando, karena pernyataan yang disampaikan sebagai konten hoaks. Perbuatan itu patut diduga melanggar UU ITE Tahun 2016 tentang Penyebarluasan Berita Bohong.

Apa yang disampaikan Ade Armando telah menyerang secara verbal keberadaan DIY dengan menyebut jabatan gubernur dipegang oleh Sri Sultan HB X tanpa proses pemilihan umum yang dianggapnya sebagai praktik politik dinasti.

"Itu adalah penistaan terhadap sejarah keistimewaan Yogyakarta," ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejumlah Elite PSI Dapat Arahan dari Jokowi di Bali, Ahmad Ali hingga Raja Juli Antoni

57 tahun lalu

Jokowi Beri Arahan Elite PSI di Bali, Persiapan Hadapi Pemilu 2029

57 tahun lalu

Jokowi Masuk Bursa Caketum PSI, Bahlil Lahadalia: Partai Golkar Terbuka

57 tahun lalu

Jokowi soal Lawan Kaesang di Bursa Ketum PSI: Kalau Saya Maju yang Lain Mundur

57 tahun lalu

Kaesang Batal Maju Pilkada Jateng, Raja Juli Sebut sejak Awal Tak Minat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal