Menuju Swasembada Pangan, TNI Terjun ke Sawah di Kulonprogo

Kuntadi
Kodim 0731 Kulonprogo terjun ke sawah untuk mendukung program peningkatan produksi pertanian. (Foto: Dok Puspen TNI)

KULONPROGO, iNews.id - Kodim 0731 Kulonprogo terjun ke sawah untuk mendukung program peningkatan produksi pertanian. Para anggota TNI itu ikut membantu petani dalam proses penanaman, pemupukan, dan masa panen mendatang.

Dandim 0731 Kulonprogo Letkol Inf Arm Teguh Tri Prihanto Usman mengatakan, gerakan perecepatan tanam untuk tahun ini sudah diwujudkan dalam sejumlah kegiatan. Salah satunya melakukan tanam padi serentak bersama dengan muspida dan petani.

Dia mengatakan, personilnya tanpa canggung ikut berjibaku dengan petani di Bulak Bonosoro Desa Jatorejo, Lendah Kulonprogo. Dalam 30 menit, satu petak sawah selesai ditanami.

"Ini perintah langsung Panglima TNI (Marsekal TNI Hadi Tjahjanto) agar tentara ikut membantu warga dalam meningkatkan produksi pertanian," kata Dandim 0731 Kuloprogo itu di sela penanaman padi di Bulak Bonosoro, Sabtu (3 Februari 2018).

TNI, kata dia, tidak hanya sebatas hanya membantu petani dalam percepatan masa tanam hingga panen. Melainkan juga ikut mengawasi kelancaran distribusi pupuk hingga pemasaran produk.

"Kita awasi dari semua lini, agar petani bisa sejahtera," ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Bambang Tri Budi Harsono mengapresiasi kegiatan yang digagas Kodim 0731 Kulonprogo untuk mewujudkan swasembada pangan. Selain itu, kerjasama ini juga menjadi wujud kerjasama antarpihak dalam mempercepat produksi pertanian.

"Mereka juga terlibat aktif dalam pengendalian hama penyakit, tanam dan panen," kata Budi Harsono.

Sementara, Anggota Kelompok Tani Setyo Tuhu Bonosoro Dusun Bonosoro Ahmadi Supriyanto mengatakan, pada masa tanam II akan lebih fokus dalam penanganan serangan hama wereng. Sebab pada masa tanam I sempat diserang hama wereng sehingga sebagai antisipasi perlu penyemprotan dengan jamur dan bakteri.

"Juga ada serangan hama kresek yang harus diwaspadai," jelasnya.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal