Mantan Presiden AS Takut Rudal dan Helikopter Canggih Jatuh ke Tangan Rusia

Berlianto
Pejuang Taliban di salah satu lapangan terbang di Afghanistan yang dipenuhi pesawat tempur dan helikopter canggih. (Foto: Ist)

WASHINGTON, iNews.id- Pejuang Taliban berhasil menguasai persenjataan canggih usai pasukan Afghanistan melarikan diri. Perangkat keras berteknologi tinggi itu milik militer Amerika yang tertinggal di Afghanistan.

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) S Donald Trump menyampaikan kekhawatiranya dalam sebuah wawancara. 

Berbicara dalam acara Sean Hannity di Fox News, pemimpin Partai Republik itu mengecam keputusan Presiden Joe Biden untuk menarik semua pasukan AS keluar dari negara Asia Tengah yang bermasalah itu. 

Trump menggambarkan adegan kekacauan berikutnya di Kabul sebagai salah satu momen "paling memalukan" Amerika.

Menurut Trump puluhan ribu warga AS dan warga Afghanistan yang membantu pasukan koalisi sekarang dapat disandera secara efektif oleh Taliban. Lebih buruk lagi, teknologi militer sensitif yang tertinggal selama evakuasi bisa dengan cepat jatuh ke tangan yang salah.

Di bawah rencana alternatifnya untuk mengurangi kehadiran Amerika di Afghanistan, Trump berkata: "Orang-orang keluar terlebih dahulu dan kemudian saya akan mengambil semua peralatan militer.”

“Kami memiliki miliaran dan miliaran dolar helikopter Black Hawk baru, baru, yang sekarang akan diperiksa oleh Rusia dan begitu juga China dan semua orang lainnya – karena ini adalah yang terbesar di dunia," tuturnya.

"Kami memiliki tank tentara baru dan segala macam peralatan, rudal, kami memiliki segalanya. Saya akan mengeluarkannya karena saya tahu (tentara Afghanistan) tidak akan berperang,” ujarnya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (18/8/2021).

Kelompok militan Islam yang sekarang mengambil alih kendali de facto atas negara itu diketahui telah merebut ratusan perangkat keras militer termasuk senjata, kendaraan dan artileri berat. Dalam sebuah video yang dirilis awal pekan ini, pejuang Taliban terlihat memamerkan helikopter canggih buatan AS Black Hawk yang ditinggalkan di landasan pacu di bandara Kandahar saat tentara Afghanistan mundur dengan tergesa-gesa dari wilayah tersebut. Dua helikopter militer buatan Rusia juga terlihat di video itu, meskipun bilahnya hilang dan dalam keadaan rusak.

Video lain yang muncul dari negara yang bermasalah itu menangkap gerilyawan yang terbang di langit dengan helikopter MI-17 buatan Rusia, yang diketahui telah dioperasikan sebelumnya oleh angkatan bersenjata Afghanistan sebelum ditinggalkan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terhalang Kabut Tebal, Perahu Nelayan Gunungkidul Tabrak Karang 1 Tewas

57 tahun lalu

Taliban Larang Perempuan di Afghanistan Nonton Piala Dunia

57 tahun lalu

Perempuan di Negara Ini Dilarang Nonton Piala Dunia 

57 tahun lalu

Perempuan Afghanistan Dilarang Gym dan Akses Terpisah saat ke Taman Hiburan

57 tahun lalu

Rusia Kerahkan Mantan Pasukan Khusus Afghanistan untuk Bertempur di Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal