Mahasiswa UGM Sulap Cangkang Udang Jadi Sanitizer Pencegah E Coli

Kuntadi
Lima mahasiswa UGM Yogyakarta menunjukkan produk sanitizer berbahan baku cangkang udang. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.idMahasiswa Universitas Gadjah Muda (UGM), Yogyakarta berhasil mengolah limbah cangkang udang untuk mengurangi penyebaran bakteri di closet. Produk yang dilabeli Clozer ini cukup efektif membunuh bakteri Escherichia coli (E-coli).

Pengembangan limbah cangkang menjadi produk closet ini dilakukan oleh lima orang mahasiswa UGM. Mereka adalah Andita Palupi (Perikanan), Muthia Restiningsih (Perikanan), Nafis Endiana Ramadhanti (Perikanan), Nuzulia Izmi (Perikanan) dan Sigit Fitriyanto (Kimia).

Awalnya para mahasiswa ini prihatin dengan kebersihan closet khususnya di tempat-tempat umum. Banyak closet yang kotor dan tidak terjaga kebersihannya. Kondisi ini rawan membahayakan kesehatan penggunanya.

Atas kondisi ini, para mahasiswa kemudian melakukan riset. Hingga akhirnya menemukan limbah kulit udang yang memiliki kandungan antibakteri.  “Cangkang ini hanya sampah dan cukup melimpah. Ternyata memiliki kandungan antibakteri,” kata Andita, Kamis (7/6/2018).

Para mahasiswa ini juga beralasan menggunakan cangkang udang, karena belum dimanfaatkan optimal. Kebanyakan cangkang udang hanya dibuang di tempat sampah tanpa ada pemanfaatan. Padahal, cangkang udang mengandung kitosan yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Hingga akhirnya dirancang proses pembuatan closet sanitizer berbahan limbah cangkang udang.

Kitosan cangkang udang diolah menjadi sanitizer dengan penambahan sejumlah senyawa lainnya dicampur dan diaduk selama 2 jam. Setelahnya dilakukan penambahan aroma dan dilakukan penyaringan untuk memperoleh cairan sanitizer bening tanpa endapan.

“Produk Clozer ini telah melalui uji laboratorium dan hasilnya menunjukkan efektif membunuh bakteri bakteri E-coli dan Salmonella tanpa penggunaan alkohol,” papar Andita.

Produk ini ditawarkan dalam kemasan tisu basah dengan empat varian aroma, yakni lemon, lavender, apel, dan original. Masyarakat dapat memperoleh produk ini seharga Rp5.000 untuk satu pak berisi lima tisu basah. “Saat ini kita pasarkan lewat toko online,” tandas Muthia.

Inovasi yang dikembangkan para mahasiswa muda ini berhasil lolos mendapatkan dana hibah penelitian Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) Dikti. Selain itu, meningkatkan nilai ekonomi limbah cangkang udang dan membantu dalam mencegah timbulnya berbagai penyakit yang membahayakan kesehatan dengan membasmi bakteri didudukan closet.

Produk ini, menurut Muthia cocok digunakan untuk segala jenis usia dan bersifat tahan lama hingga 6 bulan. Penggunannya juga tergolong mudah hanya dengan mengelap dudukan closet dengan produk ini sebelum memakainya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Demo di DPRD Jabar, Protes Kenaikan Harga Pertamax dan Pelemahan Rupiah

57 tahun lalu

Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Mahasiswa di Riau Ditangkap usai Bikin Website Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal