Kulonprogo Tetapkan Status Tanggap Darurat

Kuntadi
Petugas gabungan melakukan evakuasi bencana tanah longsor di Kulonprogo, Yogyakarta (Foto:Inews.id/Kuntadi).)

KULONPROGO, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menetapkan status tanggap darurat bencana setelah seluruh kecamatan dilanda banjir tanah longsor dan angin kencang. Tanggap darurat berlaku mulai 30 November hingga 13 Desember dan bisa diperpajang tergantung dengan perubahan dan kondisi cuaca.

“Setelah kita koordinasi dengan para pihak terkait, kita tetapkan status tanggap darurat bencana,” ujar Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, Jumat (1/12/2017).

Dia menjelaskan, penetapan ini didasarkan atas kondisi musim hujan dengan intensitas tinggi dan cuaca ekstrem yang memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Karena itu, perlu langkah antisipasi yang cepat dan tepat sesuai prosedur yang berlaku untuk mengatasi dampak buruk yang ditimbulkan.

“Sehari sebelumnya kita sudah terima nota dinas Kepala BPBD yang melaporkan banjir  dan tanah longsor yang mengakibatkan korban jiwa,” tuturnya.   

Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Kulonprogo tertuang dalam SK Bupati Nomor 382/A/2017 tertanggal 30 November.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Gusdi Hartoni mengaku sudah melaksanakan kegiatan penanganan bencana mulai dari pencarian dan evakuasi korban longsor sampai mengevakuasi korban banjir di pengungsian. 

Dia menambahkan, BPBD juga akan mengawal proses pengungsian sampai warga bisa kembali ke rumahnya. "Termasuk membenahi infrastuktur yang rusak dengan darurat. Kami telah membersihkan puing, membuka akses jalan agar masyarakat bisa beraktivitas normal pada 66 titik bencana di Kulonprogo yang sudah terdata,” papar Gusdi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puting Beliung Rusak Sekolah dan Rumah Warga di Bengkalis, Siswa Diliburkan

57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Resmi Dibuka Kembali usai Tutup 5 Bulan

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal