Kisah Nyata Mantan Napi Bertobat, Dirikan Ponpes dan Panti Asuhan

Budi Utomo
Sandiman, mantan napi yang bertobat dan membangun masjid, pesantren, hingga panti asuhan. (Foto: iNews/Budi Utomo)

KULONPROGO, iNews.id – Jalan hidup seseorang tidak bisa ditebak. Hal itu dibuktikan dengan kisah hidup Sandiman (57), warga asal Kuloporgo, DIY. Mantan narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wirogunan atas kasus perampokan itu mendapat hidayah dan memutuskan kembali ke jalan lurus ketika sedang menjalani masa tahanan.

Sandiman menceritakan, sejak usianya delapan tahun sudah terbiasa mencuri. Memasuki masa remaja, kehidupannya semakin kelam hingga akhirnya tertangkap saat merampok toko emas di Yogyakarta pada 1995. Ketika itu, dia mendapat jatah sekitar 1,6 kilogram (km). Dia lalu dijebloskan ke penjara selama empat tahun.

Di masa mudanya, Sandiman tidak pernah mengenal agama. Dia hanya mengejar kepuasan diri dan tidak pernah tahu tata cara dan bacaan salat. Namun saat menjalani hukuman di sel tahanan. Hatinya tergetar melihat salah satu rekannya melaksanakan salat. Dia pun ikut dalam salat berjamaah.

Perubahan itu tidak langsung diterima dia dan orang sekelilingnya dengan mudah. Rekan satu selnya sulit menerima perubahan Sandiman, hingga akhirnya dia memutuskan pindah ke sel yang lain.

Begitu pun saat dia keluar dari penjara. Hal serupa kembali terulang. Keluarga istri dan warga sulit menerima kehadirannya, hingga akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke rumah oran tuanya. Di situlah awal niatnya untuk mendirikan masjid dan pondok pesantren (ponpes) hingga akhirnyas bisa terwujud. Bahkan dia juga mendirikan SMP Islam Terpadu di ponpesnya.

Sandiman yang telah bertobat mendirikan Panti Asuhan Al Ghifari yang terletak di Sidorejo, Lendah Kulonprogo. Meski telah membangun masjid, ponpes, SMP, dan panti asuhan, namun Sandiman masih ingin mendirikan sekolah dasar (SD) dan juga SMA.


Video Editor: Kuntadi


Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inspiratif! Perjuangan Amirul Ramli Marbot Masjid Kini Jadi Lulusan Doktor UMY

57 tahun lalu

Menyentuh! Ibu di Bandung Berangkat Haji Bersama Anak dari Hasil Jualan Siomay

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Chreestella, Satu-satunya Peserta asal NTT Lolos Taruna Bhayangkara

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal