Inflasi DIY Capai 0,25 Persen, Kepala BPS: Dipicu Kenaikan Tiket Pesawat

Kuntadi
Kenaikan tiket pesawat memberikan andil tertinggi inflasi di DIY. (Foto: Dok.iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.idInflasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada bulan Juni, mencapai 0,25 persen. Tiket pesawat udara yang naik 5,73 persen memberikan andil tertinggi, sebesar 0,09 persen.  

“Inflasi kita 0,25 persen dan andil tertinggi dari tiket pesawat udara sebesar 0,09 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik DIY, JB Priyono dalam rilisnya, Senin (1/7/2019).

Dia mengatakan, inflasi bahan makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 0,04 persen. Sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, das, dan bahan bakar naik 0,10 persen. Kelompok Sandang naik 0,67 persen, kelompok Kesehatan naik 0,71 persen, kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga naik 0,03. Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan naik 1,11 persen. “Untuk kelompok bahan makanan turun -0,24 persen,” ujarnya.

Dengan kenaikan inflasi ini, laju inflasi kalender (Juni 2019 terhadap Desember 2018) sebesar 1,74 persen dan laju inflasi year on year (Juni 2019 terhadap Juni 2018) sebesar 3,11 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Bulan Juni 2019 yang turut andil dalam mendorong terjadinya inflasi di antaranya tarif angkutan udara naik 5,73 persen dengan memberikan andil 0,09 persen.

Sedangkan cabai merah naik 39,26 persen dengan memberikan andil sebesar 0,07 persen, tarip angkutan antar kota dan tarip kereta api naik 9,66 persen dan 9,34 persen dengan masing-masing memberikan andil sebesar 0,04 persen.

Komoditas emas perhiasan, bahan bakar rumah tangga, kelapa dan wortel naik 3,10 persen, 0,67 persen, 4,18 persen dan 14,51 persen dengan memberikan andil masing-masing sebesar 0,02 persen; sepeda motor, kentang, dokter spesialis, ongkos bidan, cabai rawit, alpukat, jamu, air kemasan, ayam goreng, apel dan sepatu naik 0,69 persen, 10,83 persen, 3,13 persen, 6,67 persen, 10,11 persen, 12,09 persen, 12,19 persen, 2,15 persen, 0,70 persen, 2,06 persen dan 2,80 persen dengan masing-masing memberikan andil sebesar 0,01 persen.

Sebaliknya komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menahan laju inflasi diantaranya, bawang putih turun 21,79 persen dengan memberikan andil sebesar -0,13 persen. Selain itu daging ayam ras turun 3,04 persen dengan memberikan andil sebesar -0,03 persen, sawi hijau, kembang kol, jeruk, bayam, brokoli, teh, nangka muda, daging kambing, telur ayam ras dan minyak goreng turun 19,66 persen, 14,41 persen, 1,94 persen, 5,36 persen, 9,52 persen, 2,28 persen, 12,24 persen, 1,06 persen, 1,03 persen dan 0,66 persen dengan masing-masing memberikan andil sebesar -0,01 persen.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inflasi di Papua Stabil, Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Harga dan Stok Beras Aman

57 tahun lalu

Pemprov Sultra Sukses Turunkan Inflasi jadi 1,73 Persen di Bulan Juli

57 tahun lalu

Tarif Jalan Tol Gempol-Pandaan Naik Mulai 27 April, Ini Detail Selengkapnya

57 tahun lalu

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Badung Segera Realisasikan Program Serap Gabah

57 tahun lalu

Jaga Laju Inflasi, TPID Jateng Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 5 Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal