Hebat, Mahasiswa UGM Bantu Inovasi Bisnis Kopi di Samosir

Antara
Mahasiswa KKN-PPM UGM bersama warga pembudidaya kopi menjemur biji kopi di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Kamis (4/8/2022). (Foto : HO Humas UGM)

YOGYAKARTA, iNews.id - Apa yang dilakukan Mahasiswa UGM ini sungguh keren. Para mahasiswa yang tengah mengikuti program KKN-PPM ini membantu masyarakat menerapkan inovasi bisnis kopi di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.

"Dari inovasi teman-teman KKN, kami berharap bisa menyebarkan kopi Samosir secara luas bukan hanya di Sumatera saja tapi juga di Jawa atau pulau lainnya," kata Koordinator Mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Kecamatan Harian Ayu Wulandari, Jumat (5/8/2022).

Mahasiswi Vokasi UGM angkatan 2019 ini mengatakan dengan beragam inovasi, tim mahasiswa UGM berhasil membantu pembudidaya kopi lokal Samosir mengemas ulang dan memasarkan produk kopi.

Salah satu inovasi itu, menurut Ayu, antara lain kopi yang sebelumnya hanya dibungkus dengan plastik secara tradisional kini mulai dijual dengan kemasan modern siap seduh atau 'drip bag coffee' yang setiap bungkusnya berisi 15 gram kopi Samosir.

Sementara itu, produk kopi yang sebelumnya sekadar dijual di warung atau toko-toko kelontong, menurut Ayu, bakal dipasarkan di toko online, hotel, serta berbagai penginapan di kawasan Kabupaten Samosir. "Sehingga semua wisatawan tahu bahwa di Samosir ini ada kopi yang enak," ujar dia.

Rektor UGM Prof dr Ova Emilia saat mengunjungi mahasiswa KKN-PPM UGM di halaman Kantor Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Kamis (4/8), menuturkan Kabupaten Samosir memiliki banyak potensi alam yang dapat dieksplorasi serta dimanfaatkan untuk pengembangan agrowisata maupun ekowisata.

"Selain potensi Danau Toba, kualitas kopi Samosir telah mendapat pengakuan 'excellent' dengan skor di atas 85 dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember," ujar Rektor UGM.

Menurut dia, bisnis kopi Samosir potensial dikembangkan karena bibit kopi itu ditanam di atas ketinggian 1450 mdpl pada lahan bekas letusan gunung berapi.

"Kondisi Geografis ini memberikan keuntungan tersendiri bagi para petani kopi," kata Ova.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Mahasiswa di Riau Ditangkap usai Bikin Website Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur Aceh Ricuh, Sejumlah Korban Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal