YOGYAKARTA, iNews.id – KH Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Kiai Muwafiq atau Gus Muwafiq saat ini menjadi sorotan karena isi ceramahnya di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), yang membahas tentang masa kecil Nabi Muhammad. Pernyataan ulama berusia 45 tahun itu dianggap tidak menghormati dan menghina Nabi Muhammad.
Menanggapi hal itu, Gus Muwafiq memberikan klarifikasi mengenai isi ceramahnya dalam video berdurasi 2 menit 40 detik. Video ini diunggah di media sosial Instagram gus.muwafiq yang dikelola santri Gus Muwafiq.
Dalam video tersebut, Gus Muwafiq yang memakai kaos putih dan berpeci hitam mengaku merasa senang karena dirinya telah diingatkan oleh umat Islam terkait isi ceramahnya di Purwodadi. Pada intinya, dia meminta maaf kepada umat Islam yang merasa isi ceramahnya tidak tepat. Dia sama sekali tidak bermaksud menghina Nabi Muhammad dan menegaskan kecintaannya pada Rasulullah.
“Dengan senang hati saya banyak diingatkan oleh kaum Muslimin dan warga bangsa Indonesia yang begitu cinta sama Rasulullah. Saya sangat mencintai Rasulullah. Siapa kaum Muslimin yang tidak ingin Rasulullah,” kata Gus Muwafiq dalam video tersebut.
Gus Muwafiq yang pernah menjabat sebagai asisten pribadi KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, termasuk saat menjabat sebagai Presiden RI ini menjelaskan, soal pernyataannya dalam ceramah di Purwodadi, sebenarnya dilatarbelakangi banyaknya pertanyaan dari kaum milenial. Hal itu menjadi tantangan hari ini.