Di Tengah Hujan, Puan Maharani Ikut Tanam Padi dan Semangati Petani Milenial di Sleman

Carlos Roy Fajarta
Ketua DPR Puan Maharani saat turun area persawahan Sendangmulyo, Sleman. Puan juga berdialog dengan para petani. (Foto : Ist)

SLEMAN, iNews.id - Ketua DPR Puan Maharani mendukung munculnya banyak petanimilenial seperti Linggarsari Ayu. Menurut dia, Indonesia tidak bisa berdaulat pangan tanpa adanya petani.

Oleh karenanya, DPR terus memberi perhatian besar bagaimana upaya meningkatkan kesejahteraan petani. 

“Sebab tangan mereka yang memberi makan kita semua. Kita perlu secara bergotong-royong menghasilkan solusi-solusi lebih menyeluruh atas berbagai masalah klasik pertanian. Seperti soal harga pupuk yang tinggi, harga jual dan harga beli, antisipasi gagal panen, dan sebagainya,” tutur Puan saat melakukan kunjungan kerja di DIY, Kamis (11/11/2021).

Puan juga berdialog dengan para petani di area persawahan Sendangmulyo, Sleman. Cucu Bung Karno itu sengaja mendatangi para petani di tengah hujan yang mengguyur.

Piro nek panen (berapa banyak kalau panen?), dijual neng endi (dijual ke mana?)” tanya Puan kepada para petani.

Para petani pun menjawab pertanyaan Puan. Mereka juga membicarakan soal sejumlah kendala yang dihadapi para petani selama ini, termasuk soal pupuk dan jalur distribusi saat panen.

Kemudian Puan juga berbincang dengan kelompok tani dan petani milenial di pematang sawah. Didampingi Wabup Sleman Danang Maharsa, Puan mendengarkan berbagai aspirasi petani sambil menikmati kacang dan ubi rebus.

“Kali ini saya hadir dengan fokus menanam padi, biarkan rakyat nanti yang memanen. Selama ini orang banyak fokus pada panennya. Padahal proses sebelum bisa panen itu panjang dan dimulai dengan kita menanam,” ucap Puan.

“Saya ingin mengetahui apa saja kebutuhan dan permasalahan yang ada di sini terkait petani. Bagaiman menanam padi, panennya dan sesudah panen itu dijual atau dibeli ke mana. Itu yang jadi perhatian saya,” sambungnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut, Petani di Lampung Barat Tewas Ditembak dan Dibacok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal