Dekan FH UGM Ungkap Ancaman yang Diterima Penyelenggara Diskusi

Priyo Setyawan
Constitutional Law Society (CLS) FH UGM mengganti tema diskusi setelah sempat menjadi polemik. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Constitucional Law Society (CLS) membatalkan diskusi bertema "Persoalan Pemecatan Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan." Alasan pembatalan karena mereka mendapat ancaman yang mengancam keselamatan.

"Demi alasan keamanan, mahasiswa penyelenggara kegiatan memutuskan untuk membatalkan kegiatan tersebut," ujar Dekan FH UGM, Sigit Riyanto dihubungi, Sabtu (30/5/2020).

Sigit mengungkapkan, ancaman yang diterima mahasiswa itu beragam bentuknya. Ada yang berupa teks pesan singkat, telepon, sampai mendatangi tempat tinggal mereka.

Selain mendapat teror, nomor telepon serta akun media sosial panitia penyelenggara dan akun CLS FH UGM juga diretas.

Peretas lalu mengambil alih akun dan menyatakan pembatalan kegiatan diskusi dengan cara mengeluarkan (kick out) semua peserta diskusi yang telah masuk ke dalam grup diskusi.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Peneror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Mengaku Polisi, Ini Ancamannya

57 tahun lalu

Modus Predator Seks di Jepara Jerat Puluhan Korban, Pakai Foto Palsu hingga Tebar Ancaman

57 tahun lalu

Ditolak Panwascam, Caleg di Lebak Akhirnya Lapor Bawaslu soal Ancaman ke KPPS

57 tahun lalu

Jelang Pemilu, FKDM Purwakarta Teken Naskah Deklarasi Antisipasi Potensi ATHG 

57 tahun lalu

Sempat Tegang gegara Ancam Warga saat Mabuk Miras, 2 Kelompok di Tolikara Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal