Dampak Relokasi PKL Malioboro, Pendorong Gerobak Kehilangan Pekerjaan

Kuntadi
Pendorong gerobak PKL Malioboro audiensi ke Pemkot Yogyakarta, untuk mengadukan nasibnya. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro, Yogyakarta untuk menempati lokasi baru di Teras 1 dan II menuai masalah. Sejumlah pendorong gerobak PKL kini menganggur dan tidak memiliki penghasilan. 
 
Setidaknya ada 91 orang yang kehilangan sumber penghidupan pascarelokasi PKL. Sebanyak 50 orang di antaranya tergabung dalam Paguyuban Pendorong Gerobak Malioboro (PPGM) sebanyak 50 orang. Mereka mendatangi Kantor Wali Kota Yogyakarta untuk mengadukan nasibnya, Senin (7/2/2022). 

“Setelah ada relokasi kamu menganggur, kami harap ada bisa mendapatkan pekerjaan,” kata Ketua PPGM Kuat Suparjono saat audiensi di Balai Kota Yogyakarta, Senin (7/2/2022). 

Atas kondisi ini, banyak anggotanya yang terpaksa menjual aset yang dimiliki. Hal itu dilakukan untuk menyambung hidup karena tidak memiliki penghasilan. Sementara mereka tidak banyak memiliki keterampilan.  

“Kami mohon dicarikan solusi untuk bisa bertahan hidup, kaena itu adalah satu-satunya sumber penghasilan kami,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Razia Daycare di Yogyakarta, 33 Tempat Penitipan Anak Kedapatan Tak Berizin

57 tahun lalu

Malioboro Diserbu Wisatawan Pascalebaran, Polisi Tiadakan Jam Bebas Kendaraan

57 tahun lalu

Mahasiswa se-Jogja Demo di Malioboro, Tuntut Oknum Brimob Aniaya Pelajar Dihukum Berat

57 tahun lalu

Viral Pedagang Sate di Malioboro Berguling Histeris saat Razia Satpol PP

57 tahun lalu

Banjir Karawang Tak Pernah Selesai, Dedi Mulyadi Minta Warga Mau Direlokasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal