Cuaca Ekstrem, Nelayan Gunungkidul Alih Profesi Jadi Pemandu Perahu Wisata

Kismaya Wibowo
Nelayan di Pantai Ngrenehan beralih profesi menjadi pemandu perahu wisata. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Sejumlah nelayan di Pantai Selatan Gunungkidul tidak berani melaut karena terkendala ombak tinggi. Sembari menunggu gelombang mereda, mereka menjadikan perahu jukung untuk menangkap ikan menjadi perahu wisata.  

Salah seorang nelayan, Sasmito mengatakan, sudah dua pekan nelayan tidak bisa maksimal melaut karena terkendala gelombang tinggi. Dari 80 perahu jukung di Pantai Ngrenehan, Saptosari, Gunungkidu; hanya 20 yang berani melaut menangkap ikan. Selebihnya memilih menunggu cuaca mereda. 

“Sudah dua pekan tidak melaut, cuaca buruk dan angin kencang sehingga cukup mengganggu,” katanya.

Menurut dia, hasil tangkapan ikan yang diperoleh nelayan juga tidak pasti. Bahkan ikan sulit didapat dan biaya operasional tidak sebanding dengan ongkos melaut.  Paling banyak tangkapan ikan hanya 5 kilogram jauh di bawah kondisi normal yang mencapai 20 kilogram dalam sekali melaut.

“Kalau cuaca seperti ini ikan ke tengah yang tidak terjangkau perahu jukung,” ujar Sasmito.  

Kondisi ini menjadikan aktivitas di tempat pelelangan ikan (TPI) menjadi sepi. Selama menunggu cuaca mereda, tidak sedikit nelayan menjadi pemandu perahu wisata. Wisatawan akan diajak berkeliling di seputaran garis pantai. 

"Mudah-mudahan cuaca kembali bersahabat agar kami bisa melaut lagi,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

KM Risnawati Indah Meledak di Pelabuhan Paotere, 9 ABK Luka-Luka

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal