Cuaca Ekstrem, Nelayan di Gunungkidul Berhenti Melaut

Kismaya Wibowo
Cuaca ekstrem masih menjadi momok bagi sejumlah nelayan di Pantai Selatan Gunungkidul. (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Nelayan di Pantai Selatan Gunungkidul, terpaksa berhenti melaut akibat cuaca buruk yang menyebabkan terjadinya gelombang tinggi. Mereka memilih menyandarkan perahu dan membenahi jaring dibandingkan harus bertaruh nyawa untuk melaut.

Pantauan iNews, kondisi cuaca ekstrem itu sudah berlangsung selang sepekan terakhir hingga Rabu, 20 Maret 2018. Ketinggian ombak terpantau mencapai hingga 3,5 meter dan sangat membahayakan bagi perahu nelayan. Mereka harus merelakan berkurangnya rezeki lantaran tidak melaut. Sebab saat cuaca bagus, nelayan bisa mendapatkan hingga 120 kiogram dalam sekali melaut.

Kondisi gelombang tinggi di Pantai Selatan Gunungkidul itu juga terdampak bagi para wisatawan. Tim SAR melarang dan mengimbau agar tidak ada wisatawan yang mandi ataupun berenang di pantai tersebut. Berikut tayangan video beritanya;


Video Editor: Kuntadi

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Resmi Dibuka Kembali usai Tutup 5 Bulan

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

57 tahun lalu

Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal