Cabuli Anak Seorang Tersangka, Kapolsek Ini Dipecat

Antara
Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Rudy Sufahriadi mendatangi keluarga remaja perempuan yang diperkosa kapolsek di Parigi Moutong, Selasa (19/10/2021). (Foto: Antara)

PALU, iNews.id - Kapolsek  di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah dipecat dari dinas kepolisian. Keputusan ini berdasarkan sidang Komisi Etik Profesi Polri.

Sidang itu berlangsung tertutup dan berlangsung sekitar lima jam di Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (23/10/2021).

Kapolda Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan Kapolsek Iptu IDGN dinilai telah melanggar kode etik dan profesi Polri. 

"Polda Sulteng telah melakukan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri dengan putusan berupa rekomendasi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)," kata Kapolda di Kota Palu, Sulteng, Sabtu siang.

Namun Ptu IDGN menyatakan banding atas putusan sidang kode etik tersebut. 
"Terhadap putusan rekomendasi PTDH tersebut Inspektur Polisi Satu IDGN menyatakan banding," kata Kapolda.

Sebelumnya, oknum Kapolsek di Kabupaten Parigi Moutong diduga telah melakukan tindakan asusila terhadap seorang perempuan, anak salah satu tersangka yang menjalani hukuman.

Korban berinisial S diming-imingi pembebasan ayahnya bila bersedia berhubungan badan dengan pelaku. Namun setelah perbuatan itu dilakukan, IDGN tak kunjung membebaskan tersangka seperti apa yang telah dijanjikan. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
23 jam lalu

Menyamar Jadi Polisi demi Memikat Wanita Idaman, Pemuda di Jember Ditangkap

5 hari lalu

Sopir Truk jadi Tersangka Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Indramayu

12 hari lalu

Tok! Oknum Polisi di Tegal Aiptu Nuridin Dipecat, Terbukti Narkoba dan Selingkuh

13 hari lalu

Investasi Bodong di Bengkulu, 145 Orang Jadi Korban dengan Kerugian Rp6,5 Miliar

27 hari lalu

Tilap Uang Lelang Rumah Rp1,9 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat Tidak Hormat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal