JAKARTA, iNews.id - Bacaan sholatMuhammadiyah akan diulas dalam artikel berikut. Bacaan sholat tersebut sejatinya sama karena bersumber dari ajaran dan tuntunan Nabi SAW.
Karena itu, perbedaan bacaan sholat sangat mungkin terjadi dan hal tersebut bukan jadi masalah yang harus diperdebatkan karena sumber yang jadi acuan sama-sama dari Nabi SAW.
Sholat fardhu merupakan kewajiban tiap muslim yang sudah mukallaf. Dalil perintah sholat ini termaktub dalam Alquran. Salah satunya Surat Al Bayyinah ayat 5. Allah SWT berfirman:
وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ ٥
Artinya: Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istikamah), melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar). (QS. Al Bayyinah: 5)