Aliansi Mahasiswa Jogja Turun ke Jalan, Kritik Matinya Demokrasi di Indonesia

Gunanto Farhan
Mahasiswa di Yogyakarta menggelar aksi mengkritik matinya demokrasi di Indonesia di seputaran Tugu Yogyakarta. (foto: iNews.id/Gunanto Farhan)

YOGYAKARTA, iNews.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Yogyakarta, Kamis (23/11/2023) sore. Mereka menilai kondisi bangsa saat ini darurat demokrasi.

Para peserta aksi ini memakai topeng dan membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan Matinya Demokrasi Indonesia, Indonesia Darurat Demokrasi dan Demokrasi di Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja. Aksi diam ini banyak menuai respons positif dari pengguna jalan. 

Koordinator Aksi, Kholil mengatakan darurat demokrasi terjadi akibat adanya intervensi dari para elite politik. Salah satunya terkait putusan Mahkamah Konstitusi terkait batasan usia Capres-cawapres yang melanggar konstitusi. 

“Bangsa Indonesia darurat demokrasi, banyak elite politik yang melakukan intervensi,” katanya. 

Kholil mengatakan, topeng yang mereka kenakan menjadi simbol elite politik yang melakukan tindakan dan etika anti demokrasi. 

“Kami menuntut elite politik untuk berani membuka topengnya agar masyarakat lebih jelas dan dapat memilik calon pemimpin sesuai hati nurani,” kata Kholil. 

Usai menggelar aksi, para peserta aksi membubarkan dengan tertib. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Mahasiswa di Riau Ditangkap usai Bikin Website Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur Aceh Ricuh, Sejumlah Korban Dilarikan ke RS

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur NTB Ricuh, 3 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal