Aktivis HAM Duga Band Sukatani Tarik Lagu Bayar Bayar Bayar karena Diintimidasi

Budi Utomo
Band Sukatani mendapat banyak sekali dukungan dari sesama musisi Tanah Air. (Foto: Instagram)

KULONPROGO, iNews.id – Sikap grup bandSukatani asal Purbalingga, Jawa Tengah yang menarik lagu Bayar Bayar Bayar diduga karena mendapat intimidasi. Dugaan itu diungkapkan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Hariz Azhar. 

Dia mengatakan, dugaan intimidasi itu menunjukkan masih adanya upaya represi terhadap karya seni. “Saya pikir cukup menunjukkan masih ada represi terhadap kebebasan berekspresi,” katanya di Bandara YIA Kulonprogo, Jumat (21/2/2025).

Dia juga menyayangkan sikap para penggawa band bergenre punk yang justru melakukan klarifikasi dan meminta maaf hingga videonya viral. Terlebih, lirik lagu yang telah ditarik itu masih relevan dam banyak ditemukan kasus di lapangan.

“Ya, menyayangkan saja kenapa harus minta maaf. Padahal, apa yang dinyanyikan masih relevan dengan fakta di lapangan,” ujarnya. 

Menurut Haris, perlu dicari pihak yang mengintimidasi Sukatani hingga harus meminta maaf ke masyarakat. “Semestinya tidak harus meminta maaf,” ucapnya.

Sebelumnya, video klarifikasi dan permintaan maaf personel band Sukatani viral di media sosial. Meski lagunya telah ditarik dari sejumlah platform, lagu berjudul "bayar bayar bayar" masih diperdengarkan oleh para peserta demonstrasi di sejumlah daerah di Indonesia.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
14 hari lalu

Ketua DPRD TTU Ungkap Dokter Icha Alami Tekanan Psikologis sebelum Meninggal

14 hari lalu

Ketua DPRD TTU Diperiksa Polisi Kasus Dokter Icha, Ungkap Fakta Mengejutkan!

15 hari lalu

Polda NTT Bentuk Tim Gabungan Usut Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha

19 hari lalu

Anggota DPRD dari PDIP Veronika Lake Buka Suara soal Dugaan Intimidasi di Kasus Dokter Icha

20 hari lalu

Dugaan Intimidasi di Balik Kematian Dokter Icha, Polisi Periksa 3 Anggota DPRD TTU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal