150 Hektare Lahan Pertanian di DIY Berubah Jadi Tempat Kos

Kuntadi
Panen raya padi di bulan persawahan di Kriyan, Karangwuni, Wates, Senin (8/8/2022). (foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Alih fungsi lahan pertanian di DIY cukup tinggi. Banyak lahan-lahan produktif yang beralih fungsi menjadi hunian dan ruang usaha. 

“Pertahun alih fungsi lahan ini antara 150 sampai 250 hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto, Selasa (9/8/2022).  

Menurutnya, alih fungsi lahan ini terbanyak di Kabupaten Sleman. Banyak lahan pertanian yang ditanami beton untuk rumah kos atau ruang usaha. Sedangkan di Kota Yogyakarta luasannya semakin habis.

“Di Kota Yogyakarta itu tinggal 50 hektar saja,” ujarnya. 

Sebenarnya Pemda DIY sudah berupaya untuk menjaga dan melindungi lahan-lahan ini. Salah satunya dengna menciptakan Perda Lahan Pertanian berkelanjutan. Hanya saja perda ini juga kurang efektif menahan lahu alih fungsi lahan. 

Dinas sering kali melakukan sosialisasi mengenai regulasi ini. Namun semuanya tergantung pemangku kepentingan yakni bupati atau wali kota. Mereka harus ikut terlibat dalam pengendalian di lapangan.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Polda Jabar Dalami Dugaan Unsur Pidana Longsor Cisarua Bandung Barat

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Longsor Cisarua KBB, Walhi Jabar Desak Izin Alih Fungsi Lahan Dicabut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal