135 Hewan Kurban di Bantul Mengidap Cacing Hati

Antara
Hati sapi bercacing. (Foto: iNews/Catur Edi Purwanto)

BANTUL, iNews.id - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat, 135 hewan kurban yang dipotong pada hari pertama Idul Adha 1439 Hijriah, mengidap cacing hati atau Fasciola Hepatica.

"Data yang masuk sampai sore ini, temuan cacing hati pada hewan kurban meliputi sapi 94 ekor, kambing 30 ekor, dan domba 11 ekor," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pangan, Kelautan, dan Perikanan Bantul, Joko Waluyo saat dikonfirmasi di Bantul, Rabu (22/8/2018).

Dia menjelaskan temuan cacing hati pada hewan kurban tersebut berasal dari 4.046 sapi, 3.721 kambing, dan 5.538 domba. Data tersebut dihimpun dari petugas pemantau dan pengawasan hewan kurban hingga pukul 16.00 WIB.

Menurut Joko, data hewan kurban yang disembelih termasuk temuan cacing hati tersebut masih bersifat sementara, karena petugas pemantau hewan kurban masih menghimpun data, selain itu pemotongan hewan kurban masih ada yang dilakukan pada Kamis (23/8).

"Petugas masih memantau, kemudian ada yang melakukan pemotongan hewan kurban besok (23/8/2018) pagi," kata Joko.

Instansinya menerjunkan 175 petugas pemantau hewan kurban, baik dari dinas maupun mahasiswa Kedokteran Hewan UGM.

Meski ditemukan cacing pada hati hewan kurban, kata dia, dagingnya masih tetap aman dan layak untuk dikonsumsi manusia, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap temuan tersebut. "Hati yang terkena cacing atau bagian yang rusak itu dipotong dan disingkirkan untuk kemudian dikubur. Jadi dagingnya masih tetap aman dikonsumsi," katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi pada kesempatan sebelumnya, mengatakan 175 petugas diterjunkan untuk memantau dan mengawasi sekitar 2.000 titik penyembelihan hewan kurban oleh panitia, terutama di halaman masjid di wilayah Bantul.

"Para petugas pemantauan dan pengawas hewan kurban akan bekerja melakukan pemeriksaan antemortem (sebelum disembelih) dan post mortem (setelah disembelih). Jadi mereka bertugas sejak sebelum dan sesudah hari 'H'," ucapnya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
5 hari lalu

Tragis! Tersengat Listrik Saat Cari Pakan Ternak, Buruh Tani di Bantul Tewas di Atas Pohon

2 bulan lalu

Idul Adha 1447 H, Ditjen Pendis Kemenag Tebar 1.200 Paket Kurban dan Santuni Anak Yatim

2 bulan lalu

Perindo Sumut Salurkan 41 Hewan Kurban Serentak di 33 Kabupaten Kota, Perkuat Kepedulian Sosial

2 bulan lalu

Hari Raya Iduladha 1447 H, Lorin Group Solo Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

2 bulan lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal