Tolak Taksi Online, Ribuan Sopir Angkot Ancam Mogok Beroperasi

Stepanus Purba
Ribuan angkot di Kota Medan akan mogok beroperasi menolak kehadiran taksi online. (Foto:iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Ribuan sopir angkot di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) berencana melakukan aksi mogok beroperasi pada Rabu, 13 Desember 2017. Keputusan tidak beroperasi dilakukan sebagai bentuk kecaman kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Medan lantaran tidak tegas dalam menertibkan peredaran taksi online.

Ketua Organda Medan, Mont Gomery Munthe mengancam jika tuntutannya tidak didengar, akan melakukan aksi mogok lanjutan dalam jumlah yang cukup banyak. "Besok angkot kami kandangkan mulai pukul 00.00 WIB sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Mont Gomery Munthe, Selasa (12/12/2017).

Menurut dia, seharusnya taksi online dilarang beroperasi karena telah melanggar Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 tahun 2017. “Dalam aturan permenhub sudah jelas seluruh taksi online wajib lakukan uji KIR, izin angkutan, trayek, KPS, dan persyaratan lainnya sebagai penyedia jasa angkutan sewa khusus tidak dalam trayek. Ini kenapa justru terkesan tutup mata,” kata dia.

Mont Gomery menambahkan, pihaknya tidak akan melakukan demonstrasi turun ke jalan yang kerap menimbulkan kemacetan. “Kami hanya berhenti beroperasi saja. Tapi jangan coba-coba, kami juga siap untuk melakukan aksi turun ke jalan,” tuturnya.

Salah satu sopir angkot Koperasi Pengangkutan Umum Medan (KPUM), Ponista Bangun mengatakan, akan mengikuti seluruh arahan dari Organda. Menurut dia, kehadiran moda transportasi online mematikan mata pencaharian angkutan konvensional di Kota Medan.

"Kami ikut saja karena memang keberadaan angkutan online ini sungguh sangat mengurangi pendapatan kami," ungkapnya.

Dia berharap dengan aksi mogok beroperasi kali ini, pemerintah dapat memperhatikan nasib para sopir angkutan kota.

“Sopir sudah menerima surat edaran dari Organda yang ditandatangani oleh tujuh pimpinan perusahaan armada angkutan umum yang beroperasi di Kota Medan. Aksi kami serius untuk perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Ponista.

Editor : Dony Aprian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Maut di Sidoarjo, Sopir Mobil Mengantuk Tabrak 2 Warga hingga Tewas

57 tahun lalu

Guru SD Nyambi Jadi Pengemudi Taksi Online Ditemukan Tewas di Brebes, Mobil Korban Hilang

57 tahun lalu

Mobil Ditabrak Kereta di Surabaya, Penumpang dan Sopir Berhasil Keluar Sebelum Benturan Terjadi

57 tahun lalu

Suami Istri Nekat Begal Taksi Online di Tol Jombang, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Tampang Perempuan Muda Jadi Begal Sadis Tusuk Leher Sopir Taksi Online di Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal