Tewaskan Belasan Warga, Ini Penyebab Utama Banjir Bandang di Madina

Stepanus Purba
Kondisi bekas longsoran yang membentuk bendungan air dan jebol di Hulu Aek Saladi, Mandailing Natal. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Petugas dari Dinas Kehutanan Mandailing Natal (Madina) seksi Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat Kotanopan, melakukan investigasi penyebab banjir bandang di Desa Muara Saladi, Jumat (12/20/2018). Untuk melihat langsung penyebab banjir, petugas kemudian pelakukan pengecekan kondisi di atas hutan yang tak jauh dari desa tersebut.

Hasil dari penyelidikan petugas dilapangan, penyebab banjir bandang yang menimpa desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal ini diduga karena disebabkan jebolnya bendungan air yang terbentuk karena longsor beberapa waktu yang lalu. Penyebab jebolnya material longsor ini sendiri diduga karena tingginya intesitas hujan selama beberapa hari terakhir.


"Setelah kami cek di hulu, banjir bandang ini disebabkan karena pecahnya bendungan air yang terbentuk akibat longsor yang terjadi di hulu. Hasil dari pecahnya bendungan ini, menyebabkan banjir bandang di Desa Muara Saladi," kata Kepala Bidang Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat Kotanopan, Ridwan, Selasa (16/10/2018).

Ridwan juga mengklaim bahwa banjir bandang ini merupakan fenomena alamiah. Dia juga memastikan jika praktik pembalakan liar (illegal logging) tidak ada di hulu Sungai Aek Saladi. "Tidak ada aktivitas sama sekali (ilegal logging), ini merupakan siklus dari alam yang menyebabkan banjir bandang," ucapnya.

Seperti diketahui, banjir bandang di Muara Saladi ini menyebabkan belasan siswa SD meninggal dunia. Saat kejadian, para korban tengah mengikuti kelas belajar sore. Selain menelan korban jiwa, banjir bandang ini juga merusak puluhan rumah warga serta sejumlah infrastruktur di Desa Muara Saladi.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
2 hari lalu

Hari Kedua Pascaledakan Rumah di Grand Polonia, Tim SAR Fokus Cari 2 Korban Tertimbun

24 hari lalu

Bawa Ganja 24 Kg dari Mandailing Natal ke Lampung, Kurir Narkoba Ditangkap di Pringsewu

2 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

2 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

2 bulan lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal