Sidak ke Kantor Samsat, Edy Rahmayadi Kritik Soal Pelayanan Petugas dan Calo

Stepanus Purba
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sidak ke Kantor Samsat Medan Utara di hari pertama kerja usai libur Lebaran, Senin (10/6/2019). (Foto: IST)

MEDAN, iNews.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD),pada hari pertama kerja pascalibur Lebaran, Senin (10/6/2019). Salah satunya Kantor Samsat Medan Utara. Edy menyoroti pelayanan petugas yang belum maksimal dan keberadaan calo.

Saat Edy tiba di Kantor Samsat Jalan Putri Hijau Medan sekitar pukul 08.00 WIB, situasi masih cukup lengang. Namun, sejumlah warga sudah mulai mengantre untuk mendapatkan pelayanan dari petugas Samsat. Berdasarkan papan informasi yang tertera, jam layanan kepada masyarakat di Kantor Samsat diketahui baru dimulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB.


Melihat jadwal jam layanan tersebut, Edy meminta pihak Samsat untuk mempercepat jam layanan kepada masyarakat sehingga memberikan pelayanan lebih maksimal. “Melihat banyaknya masyarakat yang mengantre, jam layanan seharusnya dibuka pukul 07.00 WIB atau paling lama 07.30 WIB,” kata Edy.

Tak hanya itu, Edy meminta para pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang bertugas di Kantor Samsat untuk dapat tiba lebih awal lagi dibandingkan masyarakat yang hendak mengurus administrasi pajak kendaran. “Jangan sampai telat memberikan pelayanan pada masyarakat,” ujar Edy.


Edy juga menyoroti terkait laporan masyarakat terkait banyaknya calo yang di Kantor Samsat Medan Utara. Namun, hal tersebut dibantah oleh para petugas. Menanggapi hal itu, Edy menegaskan dirinya akan melakukan evaluasi terkait pelayanan di Kantor Samsat.

“Layanan di sini nanti kita akan evaluasi. Salah satunya soal waktu layanan dan keefektifan layanan petugas yang ada. Kalau terlalu banyak, akan dirampingkan,” katanya.

Usai sidak di Kantor Samsat Medan Utara, Edy juga melanjutkan sidak ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
19 jam lalu

Manipulasi Absen Online Pakai Fake GPS, 300 Lebih ASN Asahan Terancam Sanksi Berat

1 hari lalu

Terungkap! Polisi Gadungan yang Dekati Bu Guru ASN di Jember Ternyata Driver Online

5 hari lalu

Rumah ASN di Mamasa Dirusak OTK, Polisi Dalami 3 Motif Ini

8 hari lalu

Tegas! Wagub Jabar Sebut ASN yang Terlibat Aktivitas LGBT Bisa Diberhentikan

13 hari lalu

1.000 Lebih ASN di Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp10 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal