MEDAN, iNews.id – Jenazah Jumingan alias Jun korban penembakan oleh Wakapolres Lombok Tengah, NTB, Kompol Fahrizal yang tidak lain kakak iparnya sudah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Teladan, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Jenazah korban sebelumnya diautopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan. Usai diautopsi, jenazah dibawa ke Masjid Ikhlasiyah Jalan Tirtosari, Kelurahan Baten, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan untuk disalatkan. Setelah itu, jenazah korban dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di Kabupaten Asahan menggunakan mobil ambulans.
Jumari, orang tua Jumingan terlihat hanya bisa pasrah dan menahan tangis atas peristiwa yang menimpah anaknya itu. “Saya nggak nyangka kejadiannya seperti ini. Saya tidak bisa ngomong apa-apa, pasrah saja,” katanya, Kamis (5/4/2018).
Dia mengatakan, jenazah anaknya sengaja dimakamkan di kampung halaman karena semua keluargnya tinggal di Asahan. “Keluarga di sana semua,” ucapnya.
Paman tersangka, Teguh Wiyono mengaku dirinya tidak menyangka kalau Kompol Fahrizal yang selama ini dikenal baik dan ramah terhadap keluarga dan para tetanggatega menembak adik iparnya sendiri hingga tewas.