Heboh Aksi TNI dan Petani Kejar-Kejaran Berburu Hama Tikus di Batubara

Dahris Matondang
Sejumlah petani mempersenjatai diri dengan kayu runcing untuk memburu hama tikus yang merusak lahan mereka. (Foto: iNews/Dahris Matondang)

BATUBARA, iNews.id – Sejumlah personel TNI bersama petani dan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut), melakukan perburuan hama tikus atau biasa disebut gropyokan. Selain bagian dari tradisi, perburuan itu juga untuk membasmi hama tikus yang mengancam hasil panen padi para petani tersebut.

Pantauan iNews, para pemburu sudah memadati areal persawahan di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Air Putih, di Kabupaten Batubara. Mereka mempersenjatai diri dengan potongan kayu runcing dan beberapa peralatan perburuan lainnya. Saat akan memulai perburuan, penyuluh dinas pertanian setempat memberikan informasi dan cara berburu yang efektif. Yakni dengan menyasar lubang-lubang di areal lading sawah yang menjadi lokasi persembunyian hama tikus tersebut.

Petugas kemudian melepaskan alat empas dan bahan bakar racun tikus di lokasi lubang-lubang tersebut. Sementara petani dan personel TNI dalam posisi siap menunggu para hama tikus itu keluar dari sarangnya. Aksi kejar-kejaran pun tak terelakan, lantaran dari setiap satu lubang terdapat sekitar puluhan ekor tikus yang berlarian saat asap racun dilepaskan.

Suasana perburuan pun berlangsung penuh heboh karena rata-rata petani didominasi kalangan ibu-ibu yang sangat antusias mengejar hama tersebut. Meski cuaca terik, tak menyurutkan niat mereka untuk membasmi tikus sawah yang merusak tanaman sawah mereka.

“Tikus itu kan dalam setahun bisa empat kali perkembangannya, jumlahnya mencapai 2.000an ekor di setiap lokasi areal persawahan. Kerusakan yang ditimbulkan untuk setiap tikus itu bisa merusak sejumlah tanaman padi,” ujar penyuluh pertanian Kabupaten Batubara, Selamat Riadi, Selasa (6/3/2018).

Seorang petani Desa Tanjung Harapan, Rusmianta Tohang mengaku sangat kegirangan dan bersemangat saat berburu tikus. Dia antusias karena bisa meluapkan rasa kesalnya, sebab tikus-tikus itu selama ini telah banyak merusak tanaman padi milik petani. “Kami senang sekali, girang bisa membasmi hama tikus ini secara bersama-sama,” ujarnya.

Dari hasil perburuan tersebut, ribuan ekor tikus berhasil ditangkap oleh petani dan personel TNI dengan dibantu arahan dari pegawai penyuluh pertanian. Tikus dengan berbagai ukuran dikumpulkan untuk kemudian dimusnahkan. Bukan hanya sekali, perburuan tikus kerap dilakukan para petani saat memulai masa tanam, agar persawahan terbebas dari serangan hama.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Batubara Terendam Banjir

57 tahun lalu

Reaksi Bobby Nasution Mobilnya Diadang dan Digebrak Emak-Emak saat Kunjungan ke Batubara

57 tahun lalu

Emak-Emak di Batubara Nekat Adang dan Gebrak Mobil Bobby Nasution

57 tahun lalu

Momen Bupati Indramayu Lucky Hakim Lepas Liarkan Ratusan Ular ke Sawah, Atasi Hama Tikus

57 tahun lalu

Anggota DPRD Batubara dari Perindo Turun Tangan Bantu Ribuan Petani  Hadapi Krisis Irigasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal