Edy Rahmayadi Tanggapi soal Kenaikan Harga Elpiji 3 Kg

Sindonews
M Andi Yusri
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (Foto: Dok.Humas Pemprov Sumut)

MEDAN, iNews.id – Harga tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) mulai naik kendati rencana pencabutan subsidi belum resmi diberlakukan. Sebagian lokasi bahkan ada yang telah menaikan harga gas melon ini menjadi Rp35.000.

Pantauan di sejumlah pangkalan dan warung yang menjual gas elpiji 3 kg, rata-rata menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). Ada yang menjual dengan harga Rp20.000-Rp23.000 hingga Rp35.000.

"Sudah ada yang jual Rp35.000 di kawasan Kelurahan Harjosari Kecamatan Medan Amplas. Harga jual biasa Rp20.000, tapi mereka berdalih karena stok susah, makanya harga naik dibuat pedagang," kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (21/1/2020) malam.

BACA JUGA: Subsidi Elpiji 3 Kg Dicabut, Pedagang Kecil di Medan Makin Menjerit

Atas hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut maupun pemerintah kabupaten/kota tidak mau kecolongan. Pengawasan dilakukan agar tidak ada yang memanfaatkan situasi dengan menaikan harga tabung gas elpiji 3 kg.

Menurut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, rencana kenaikan tabung gas elpiji 3 kg tentunya sudah melalui pengkajian.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Cepat! Bobby Nasution Turun Tangan soal Bantuan Bencana di Tapteng

57 tahun lalu

Medan Dikepung Banjir! Rumah Dinas Gubernur, Kapolda hingga Pangdam Ikut Terendam

57 tahun lalu

Reaksi Bobby Nasution Mobilnya Diadang dan Digebrak Emak-Emak saat Kunjungan ke Batubara

57 tahun lalu

Emak-Emak di Batubara Nekat Adang dan Gebrak Mobil Bobby Nasution

57 tahun lalu

Korupsi Proyek Jalan Sumut, KPK Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Bobby Nasution

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal