Bobby Nasution Minta RS Hermina Bongkar Tenda Darurat untuk Pasien Covid-19

Stepanus Purba
Dua tenda darurat yang didirikan di halaman RS Hermina untuk merawat pasien Covid-19. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Wali Kota MedanBobby Nasution meminta Rumah Sakit (RS) Hermina untuk membongkar tenda darurat yang didirikan untuk penanganan pasien Covid-19. Bobby meminta rumah sakit tersebut untuk merujuk pasien Covid-19 yang mereka terima untuk dirujuk ke rumah sakit lainnya di Kota Medan. 

Bobby mengatakan keberadaan tenda darurat untuk penanganan pasien Covid-19 di Medan tidak perlu dilakukan. Pasalnya, kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 lainnya yang ada di Kota Medan masih mampu menampung pasien. 

"Makanya tadi itu yang kami sampaikan jangan seperti itu, tadi saya sudah sampaikan ke pak Sekda untuk minta bongkar tenda darurat, dan pihak rumah sakit juga berkenan. Kepada seluruh rumah sakit juga saya sampaikan seperti itu," kata Bobby usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Medan, Senin (9/8/2021) sore.

Bobby menegaskan bahwa sesuai aturan, rumah sakit rujukan wajib mengalokasikan bed atau tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19 minimal 30 persen dari jumlah bed yang ada. Sejauh ini, ada dua rumah sakit yang membangun tenda darurat dengan alasan tempat tidur untuk pasien Covid-19 penuh. 

"Aturan itu di ikuti, rumah sakit wajib menyediakan minimal 30 persen dari kapasitas tempat tidur untuk menangani pasien Covid-19. Saya pernah datang ke sana (RSU Hermina) katanya mau menambah sampai 46 persen kalau gak salah. Tiba-tiba belum 30 persen, udah pasang tenda darurat. Sudah dua rumah sakit yang kita catat melakukan ini, satu RS Colombia dan hari ini RSU Hermina, saya bilang kenapa waktu penuh penyakit lain tidak buat tenda begini juga," kata Bobby. 

Dia menjelaskan saat ini kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) Kota Medan berada di angka 73 persen. Memang angka yang tinggi, tapi masih punya space untuk di rujuk ke rumah sakit lainnya. Ketika rumah sakit tidak punya ruangan untuk merawat pasien Covid-19, dia berharap rumah sakit tersebut merujuk ke rumah sakit yang punya ruangan. 

"Walaupun angka 73 persen itu tinggi dari 30 persen, tapi kan masih bisa di rujuk, kita punya 44 rumah sakit rujukan di Kota Medan," ucapnya. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai

57 tahun lalu

Tak Ada Jembatan, Siswa SMP di Medan Seberangi Sungai Deli Lewat Pipa Air ke Sekolah

57 tahun lalu

Respons Cepat! Bobby Nasution Turun Tangan soal Bantuan Bencana di Tapteng

57 tahun lalu

6 Debt Collector Rampas Mobil di Medan, 2 Pelaku Babak Belur Dihajar Warga

57 tahun lalu

Gudang Ekspedisi di Medan Ludes Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal