Banyak Bayi Terpapar Merkuri di Lokasi Tambang Emas Madina, Begini Kata Polda Sumut

Stepanus Purba
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. (Foto: iNews/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Polisi akan menelusuri aktivitas penambangan emas liar di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebab, bukan hanya merusak lingkungan, kegiatan tambang ini diduga membuat sejumlah bayi lahir di daerah tersebut mengalami kelainan organ.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmadja mengatakan, pihaknya akan menelusuri hadirnya tambang ilegal di kawasan Madina Sumut. Selain itu, polisi juga siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai aktivitas penambangan tersebut.

"Kita akan bersinergi dengan pemerintah daerah dan melibatkan tokoh tokoh yang ada. Kemudian aparat setempat," kata Kombes Pol Tatan kepada wartawan di Mapolda Sumut, Kota Medan, Rabu (20/11/2019).

Tatan meminta semua pihak untuk menunggu hasil komunikasi antara kepolisian dengan pemerintah daerah serta para tokoh. Petugas sementara belum bisa memastikan akan ada upaya penindakan tersebut.

"Kita tetap melakukan upaya upaya pendekatan persuasif," ujar dia.

Sebelumnya, Bupati Madina Dahlan Hasan menerbitkan surat edaran bupati Nomor 540/3521/TUPIM/2019 tentang Pertambangan Liar. Aktivitas tambang tersebut diduga membuat bayi lahir di dekat lokasi tersebut mengalami cacat organ karena terpapar zat merkuri.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
34 menit lalu

Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 6 Orang Jadi Korban

1 jam lalu

Update Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, Polisi Duga dari Gas Tanam

1 jam lalu

Medan Gempar! Pria Tega Bakar Ayah Kandung gegara Ditinggal Istri

1 jam lalu

Kronologi Rumah Mewah di Medan Meledak Hebat Timbun 4 Pekerja

2 jam lalu

Rumah Mewah di Medan Meledak Hebat, 4 Pekerja Hilang, Mobil dan 5 Rumah Lainnya Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal