Soal Tudingan Radikalisme pada Din Syamsuddin, Ini Kata Cholil Nafis

Felldy Aslya Utama
Ketua Komisi Dakwah MUI KH Cholil Nafis. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Dakwah MUIKH Cholil Nafis angkat bicara soal laporan dugaan radikalisme terhadap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Diketahui, tuduhan ini tengah ramai dan menjadi sorotan publik.

Berdasarkan pengalamannya bersama Din Syamsuddin, Cholil meyakini tuduhan tersebut tidaklah benar adanya. Sebab, selama bersama, tak pernah ada tanda-tanda yang ditunjukkannya.

"Selama saya berkenalan dan bersama Prof Din Syamsuddin di organisasi MUI dan beberapa kesempatan lainnya, tak pernah menemukan tanda-tanda radikalisme ekstremisme," kata Cholil dalam cuitannya di akun twitter @cholilnafis, Sabtu (13/2/2021).

Meski laporan tersebut telah diterima dan akan ditindaklanjuti, ia tetap meyakini kepada publik bahwa apa yang disangkakan adalah salah.

"Meskipun perlu klarifikasi dan penelusuran jejaknya tapi saya yakin beliau muslim yang tidak terpapar radikalisme ekstremisme," ujar Cholil.

Untuk diketahui, Gerakan Anti Radikalisme Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) melaporkan Din Syamsuddin terkait dugaan radikalisme ke KASN. GAR ITB merupakan asosiasi alumni ITB.

Laporan tersebut tertuang dalam surat nomor 05/Lap/GAR-ITB/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020, perihal Laporan pelanggaran Disiplin PNS atas nama Terlapor Prof. Dr.. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Ph.D, dan surat nomor 10/Srt/GAR-ITB/I/2021 tanggal 28 Januari 2021, perihal Hukuman disiplin PNS a/n Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A. Ph.D.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bela Din Syamsudin, Mahfud MD: Beliau Kritis, Bukan Radikalis

57 tahun lalu

Mahfud MD Sebut Din Syamsuddin Kritis Bukan Radikalis

57 tahun lalu

Fatwa MUI : Aktivitas Buzzer yang Sebarkan Konten Hoaks-Fitnah Hukumnya Haram

57 tahun lalu

Terbitkan Fatwa soal Buzzer, MUI: Produksi dan Sebarkan Konten Hoaks-Fitnah Hukumnya Haram

57 tahun lalu

MUI Mendesak SKB Tiga Menteri tentang Seragam Sekolah Direvisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal