TEL AVIV, iNews.id - Sistem rudal Iron Dome gagal menembak jatuh drone milik Hizbullah yang menerobos masuk Israel. Drone tersebut berhasil kembali ke wilayah Lebanon.
Sirene peringatan merah terdengar di daerah Galilea utara, Lembah Yordan dan Dataran Tinggi Golan selatan pada Jumat pagi setelah sebuah kendaraan udara tak berawak (UAV) menyeberang ke Israel dari Lebanon.
Setidaknya dua putaran sirene peringatan merah diaktifkan di utara, pertama kali dalam beberapa bulan. IDF, seperti dikutip dari Jerusalem Post, Sabtu (19/2/2022) mengonfirmasi bahwa drone Hizbullah telah berhasil kembali ke wilayah udara Lebanon dan tidak berhasil dijatuhkan oleh Iron Dome.
Penduduk di daerah itu melaporkan mendengar ledakan setelah alarm putaran kedua. Layanan penyelamatan Magen David Adom mengatakan bahwa tidak ada korban luka setelah peringatan tersebut dan IDF mengatakan bahwa tidak ada instruksi khusus untuk penduduk.
Hizbullah kemudian melaporkan bahwa UAV-nya telah melakukan misi pengintaian yang sukses dan telah menghabiskan 40 menit di wilayah Israel, terbang sekitar 70 km, tanpa terganggu.