Pandemi Belum Selesai, MUI Minta Masyarakat Patuhi Prokes dengan Benar

Harits Tryan Akhmad
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Anwar Abbas meminta masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan. Apalagi, pandemi Covid-19 belum juga selesai di Indonesia. (Foto/SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Pandemi belum selesai dan kasus mengonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Masyarakat diminta benar-benar mematuhi protokol kesehatan 

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Anwar Abbas mengatakan, pandemi Covid-19 belum juga selesai di Indonesia.

“MUI mengimbau agar seluruh warga masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan yang ada,” kata Anwar, Selasa (29/12/2020). 

Hingga Senin 28 Desember 2020 akumulasi kasus Covid-19 di Indonesia totalnya mencapai 719.219. Menurut Anwar melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan itu janganlah menjadi sebuah beban. Tapi harus menjadi kesadaran bagi semua pihak.

“Karena mematuhi dan mengikutinya selain baik untuk diri kita sendiri juga baik untuk keluarga, masyarakat , bangsa dan negara kita,” tutur dia. 

Di sisi lain, Anwar mengatakan apabila di beberapa daerah kapasitas rumah sakit daya tampungnya sudah hampir penuh. Bahkan petugas medis pun kini benar-benar kewalahan. 

“Untuk itu kerja sama dari semua warga masyarakat untuk mendukung protokol kesehatan berupa menjauhi kerumunan dan selalu memakai masker dan menjaga jarak serta sering-sering cuci tangan hendaknya benar-benar kita tegakkan secara bersama-sama. Sebab kalau hal ini tidak kita perhatikan maka negeri ini akan menghadapi masalah besar, selain banyak korban sakit dan meninggal dunia,” katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Piala Dunia U-20 Ditunda, Pemprov Sumsel Pastikan Tetap Rehab dan Pelihara Stadion

57 tahun lalu

Ujung 2020, Polda Sumsel Tangkap 36 Pengedar dan Pemakai Narkoba

57 tahun lalu

Kampanyekan Wisata Lokal, Gubernur Herman Deru Kunjungi Dataran Tinggi Sumsel 

57 tahun lalu

Sebut Mimbar Masjid Tempat Serukan Perdamaian, MUI Bangka Tengah: Bukan Milik Golongan

57 tahun lalu

MUI Kalsel Sebut Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Gerakan Radikal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal