Kisah Zulfadli, Dosen Ekonomi Raih Untung dari Pelihara Ayam Kapas

Bambang Irawan
Zulfadli pemelihara ayam kapas di Palembang. (Foto: Bambang Irawan)

PALEMBANG, iNews.id - Memiliki bulu halus seperti kapas dan bentuk eksotik, membuat ayam American Silkie digemari pecinta unggas hias di Palembang, Sumatera Selatan. Ayam kapas ini pun kian digemari bahkan dibudidayakan dan dijual.  

Salah satunya seorang dosen Fakultas Ekonomi di Palembang, Zulfadli. Di tengah pandemi, akademisi ini mendapatkan jutaan rupiah karena peningkatan permintaan hingga dua ratus persen.

Memanfaatkan halaman di belakang rumah, Zulfadli, warga Jalan Prajurit Kemas Ali, Sekojo Palembang menyalurkan ketertarikannya pada unggas hias. Hampir semua jenis ayam hias dia pelihara, ada yang seperti memiliki mahkota yang besar, bulu yang lembut seperti kapas, serta simbar di kakinya.

Menurut pak dosen, American Silki sesuai namanya berasal dari Amerika Serikat. Bentuk bulu yang tebal dan halus merupakan adaftasi hewan karena berasal dari negara yang memiliki musim dingin. Di Palembang ayam jenis American Silkie didatangkan dari Jawa, yang telah banyak membudidayakannya.

Saat pandemi seperti sekarang, Zul menuturkan, seperti ayam hias lain, American Silkie juga meningkat permintaannya. Sebagai hewan peliharaan, bahkan hingga dua ratus persen. Untuk satu ekor American Silkie dewasa harganya bisa mencapai Rp1,5 juta hingga 12 juta.

“Sementara anakan usia satu bulan mencapai Rp200.000 per ekor. Perawatan American Silkie sama dengan ayam lain, namun untuk mendapatkan bulu yang semakin eksotik harus dirawat khusus dengan memandikannya setiap pagi dan disisir serta diberi vitamin,” katanya. 

American Silkie memiliki kelas atau grade. Pada tingkat tertingi disebut grade A dengan bentuk bulu yang menutupi seluruh badan membulat menyerupai celengan ayam. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Halte di Palembang Rusak, Perbaikan Bertahap karena Terbatas Anggaran 

57 tahun lalu

Kisah Rahmat, Raih Untung dengan Mengoleksi Merpati Hias

57 tahun lalu

Kisah Kakek Junaidi, Raih Untung dari Hobi Mengerdilkan Pohon Kelapa

57 tahun lalu

1.000 Ikan Cupang di Palembang Ikut Kontes Adu Kecantikan 

57 tahun lalu

Berkat Ikan Cupang, Pria Ini Bisa Ekspor hingga Eropa: Ada yang Harganya Rp15 Juta per Ekor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal