Kemenkumham Sumsel Selidiki Dugaan Napi Kendalikan Narkoba dari Lapas 

Antara
Kemenkumham Sumsel selidiki dugaan napi kendalikan narkoba. (Foto: Ilustrasi/Ist)

PALEMBAG, iNews.id - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan menerjunkan tim untuk menyelidiki dugaan narapidana di Lapas Merah Mata Palembang berinisial SZ mengendalikan peredaran narkoba dari balik lapas. Dugaan ini muncul dari hasil penyidikan kasus narkoba di Prabumulih. 

"Sekarang ini sudah diturunkan tim ke Lapas Merah Mata untuk melakukan pemeriksaan napi SZ dan warga binaan lainnya untuk mengungkap kebenaran pengendalian peredaran narkoba dari lembaga pemasyarakatan (lapas) tersebut," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sumsel Bambang, Selasa (19/7/2022).

Ketika informasi tersebut berkembang, pihaknya merespons cepat dengan membentuk tim untuk mencari kebenarannya meskipun belum ada permintaan pemeriksaan napi SZ dari penyidik Polres Prabumulih.

"Jika benar ada keterlibatan SZ dalam mengendalikan peredaran narkoba di wilayah Kota Prabumulih maka jajaran Kanwil Kemenkumham Sumsel siap bersinergi dengan Polres Prabumulih," katanya.

Dia menjelaskan pihaknya memiliki komitmen kuat memberantas peredaran gelap narkotika di lingkungan lapas dan rumah tahanan negara (rutan) di wilayah Sumsel.

Dalam rangka pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, pihaknya telah melakukan penggeledahan secara berkala melalui tim kepatuhan internal Kanwil Kemenkumham Sumsel serta jajaran lapas dan rutan.

Kemudian, katanya lagi, secara rutin dan mendadak melakukan tes urine terhadap pegawai serta warga binaan pemasyarakatan di 26 UPT pemasyarakatan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejati Geledah Kantor Dinas Pertanian Sumsel, Kasus Dugaan Korupsi Serasi di Banyuasin

57 tahun lalu

Peredaran Narkotika di Sumsel Tinggi, Tiap Bulan Polisi Ungkap 35 Kasus

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Potensi Hujan dan Banjir di Sumsel 

57 tahun lalu

Pengelola Jakabaring Sport City Didemo, Gubernur Sumsel: Sudah Banyak Keluhan

57 tahun lalu

Pasokan Tersendat, Harga Cabai di OKU Sumsel Masih Rp120.000 per Kilogram 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal