Kemendagri Sebut Penduduk Berdata Ganda Bisa Mencoblos di Pilkada

Dita Angga
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrullah. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan masih terdapat puluhan ribu penduduk berdata ganda. Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrullah menyebutkan, warga berdata ganda ini masih bisa mencoblos di Pilkada 9 Desember mendatang.

Meskipun belum mendapatkan e-KTP tapi penduduk tersebut masih memiliki surat keterangan (suket) sudah melakukan perekaman. "Tetapi bukti dia sudah merekam sudah kita berikan jadi bisa (mencoblos),” ujarnya, Senin (16/11/2020).

Dia menyebut bahwa penduduk berdata ganda tidak akan mendapatkan e-KTP, karena pemerintah tidak bisa mencetak e-KTP penduduk yang berdata ganda.

“Itu kan tidak bisa kita cetak. Jadi yang bersangkutan harus melakukan penghapusan salah satu datanya. Sehingga tidak ganda lagi,” katanya.

Zudan menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menghapus salah satu dari data ganda milik penduduk. Pasalnya yang paling tahu data yang benar dan digunakan adalah masyarakat itu sendiri.

“Kalau data ganda itu harus memilih. Jadi dipilih mau yang mana. Data A atau data yang B. Kalau membuat KTP di sistem itu diminta penduduk memilih. Itu harus lapor ke Dukcapil karena kita kan tidak bisa yang memilihkan,” katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPU Sebut Ada Warga Tak Punya Data Kependudukan, Kemendagri Akan Klarifikasi

57 tahun lalu

KPU Akui Ada Warga Belum Miliki Data Kependudukan

57 tahun lalu

Layanan Kependudukan di Surabaya Tetap Buka selama Libur Panjang

57 tahun lalu

Belasan Ribu Warga Kota Cimahi Belum Miliki KTP dan KIA

57 tahun lalu

Layanan Kependudukan di Dukcapil Mataram Ditutup, Ada Masalah Apa? 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal