Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Ini Kata Muhammadiyah terkait Jabatan 

Tim iNews.id
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Isu reshuffle kabinet makin menguat seiring rencanan penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Muhammadiyah menegaskan tidak akan meminta jabatan, siap bila diminta. 

"Ya siaplah. Tapi Muhammadiyah tidak akan minta-minta apalagi mendesak-desak Presiden. Muhammadiyah sadar itu bahwa hal tersebut adalah hak prerogatif dari Presiden," kata Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas saat dikonfirmasi MNC Portal, Jumat (16/4/2021).

Menurut Buya Anwar-sapaan akrabnya, Muhammadiyah memiliki banyak kader dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Mereka memiliki gelar doktor hingga profesor. Jumlah yang sudah terinventarisir mendekati 500 orang.

Namun demikian, sekali lagi Buya Anwar menegaskan bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif Presiden Jokowi. Muhammadiyah tak akan cawe-cawe terhadap hal tersebut.

"Itu kan hak prerogatif Presiden, jadi Muhammadiyah tidak boleh ikut campur dalam menentukannya. Muhammadiyah harus bisa menghormati hak Presiden tersebut," ucapnya.

Isu reshuffle kembali menjadi perhatian publik, seiring dengan rencana penggabungan Kemenristek dengan Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi. Surat terkait ini sudah dikirim ke DPR RI pada 30 Maret 2021.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soal Reshuffle Kabinet, Erick Thohir Siap Dicopot

57 tahun lalu

PAN Akan Siapkan Sejumlah Kader untuk Bergabung di Kabinet Jokowi

57 tahun lalu

Polda Sumsel Berikan Alquran dan Sembako di Eks Kampung Narkoba

57 tahun lalu

Ketua KPK kepada Kepala Daerah di Sumsel: Jangan Persulit Perizinan

57 tahun lalu

13 Bulan, Bansos Tunai 5 Daerah di Sumsel Capai Rp251 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal