Habitat Terkikis, Gajah Liar Kelaparan Mengamuk di Lahan HTI, 1 Warga Tewas Terinjak

Fitriadi
Warga OKI tewas terinjak gajah mengamuk karena habitatnya terkikis. (Foto: Fitriadi)

OKI, iNews.id - Gajah liar diduga kelaparan mengamuk di areal perkebunan Akasia milik sebuah perusahaan HTI di Distrik Jelutung, Air Sugihan, Kabupaten OKI, Sumsel. Akibatnya seorang warga yang tengah beristirahat bersama rekannya tewas terinjak.

Korban Abdul Karim, warga Belanti, Desa Banyu Biru Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI, tidak sempat menyelamatkan diri ketika kawanan gajah Sumatera datang dan mengamuk. Akibatnya korban tewas terinjak. Sementara rekannya berhasil kabur menyelamatkan diri.

Camat Air Sugihan, Ardiles mengatakan, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Air Sugihan dengan menggunakan mobil ambulan milik PT. BAP. Keluarga korban pun menjemput jenazah korban untuk disemayamkan dan dimakamkan di TPU Banyu Biru.

Datangnya segerombolan gajah ini lanjut Ardiles, diduga karena kelaparan dan kehabisan makanan di dalam hutan sehingga memilih untuk keluar mencari makan. "Apalagi mengingat adanya pembukaan lahan kemungkinan tanpa pemetaan sehingga mengganggu habitat hewan gajah tersebut," ujar Camat, Selasa (19/7/2022).

Peristiwa tersebut kini sudah ditangani Polsek Air Sugihan untuk pengembangan lebih lanjut. Perusahaan diminta bertanggungjawab penuh atas kejadian yang terjadi karena dinilai lalai.

Selama ini hal serupa sudah kesekian kalinya terjadi di areal tersebut namun kurang ditanggapi. Sayangnya hingga berita ini diturunkan pihak perusahaan belum berhasil dikonfirmasi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejati Geledah Kantor Dinas Pertanian Sumsel, Kasus Dugaan Korupsi Serasi di Banyuasin

57 tahun lalu

Peredaran Narkotika di Sumsel Tinggi, Tiap Bulan Polisi Ungkap 35 Kasus

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Potensi Hujan dan Banjir di Sumsel 

57 tahun lalu

Pengelola Jakabaring Sport City Didemo, Gubernur Sumsel: Sudah Banyak Keluhan

57 tahun lalu

Pasokan Tersendat, Harga Cabai di OKU Sumsel Masih Rp120.000 per Kilogram 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal