Gadis Desa yang Dilaporkan Hilang Ternyata Bekerja Menemani Pria Hidung Belang

Firdaus
Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, Kompol CS Panjaitan menginterogasi NP, gadis yang awalnya dilaporkan hilang ternyata bekerja di kafe. (Foto: Firdaus)

PALEMBANG, iNews.id - Publik Sumatera Selatan (Sumsel) sempat heboh dengan informasi gadis belia asal Sukarami, Musi Banyuasin hilang diculik dan dimutilasi. Namun ternyata, setelah Subdit Jatanras Polda Sumsel melakukan penyelidikan, ditemukan fakta bahwa NP (18) kabur dari rumah dan bekerja di warung remang - remang. 

Polisi menemukan NP sedang bekerja melayani atau menemani pria hidung belang di sebuah kafe remang - remang di Kabupaten Ogan Komering Olir (OKI). Kepada polisi, NP mengaku sengaja kabur dari rumah karena sering dimarahi ibunya. Selama kabur, gadis baru tamat sekolah ini bekerja untuk mencari uang dengan menemani pria hidung belang. 

Informasi hilangnya NP sempat menghebohkan media sosial. Pasalnya, NP dilaporkan ayahnya telah menghilang dari rumah setelah pamit untuk mencari kerja. Setelah sepekan menghilang, keluarga mendapatkan pesan bahwa NP diculik dan dimutilasi. Orang tua korban akhirnya melapor ke polisi dan pesan ancaman mutilasi viral di media sosial. 

Namun ternyata, setelah polisi melakukan penyelidikan, NP ditemukan di sebuah rumah yang dijadikan kafe remang - remang di kawasan Lempuing, Kabupaten OKI, Sumsel. "Dapat informasi pekerjaan dari iklan di media sosial. Sengaja kabur dari rumah karena tidak tahan selalu dimarahi," ujar NP, Senin (1/10/2021).

Setelah menemukan NP, polisi juga memeriksa perempuan pemilik kafe tersebut. Hasilnya diketahui bahwa NP telah mengetahui pekerjaan untuk melayani minum pria hidung belang.

"Barang bukti yang diamankan ponsel dan uang milik yang bersangkuta. Sementara anak ini lari dari rumah atas kehendak sendiri karena sering dimarahi. Gadis ini sudah mengetahui pekerjaan seperti apa, yaitu menemani tamu," ujar Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, Kompol CS Panjaitan. 

Polisi tetap mendalami apakah ada unsur perdagangan manusia dalam kasus ini. Polisi juga masih meminta keterangan terkait ancaman mutilasi melalui pesan singkat yang membuat heboh melalui media sosial di Palembang.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Imbau Warga Sumsel Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

57 tahun lalu

Turun Signifikan, Data Harian Covid-19 Sumsel Mendekati Nol Kasus

57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap 42 Tersangka Narkoba Sepekan Terakhir

57 tahun lalu

Gelar Mural Festival 2021, Polda Sumsel Siap Dikritik Peserta Lomba

57 tahun lalu

Bandar Togel di Sumsel dengan Omzet Puluhan Juta per Bulan Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal