DPRD Sumsel Dorong Kasus Jari Bayi Terpotong di Rumah Sakit Berakhir Damai 

Bambang Irawan
Pimpinan Komisi V DPRD Sumsel saat rapat bersama RS Muhammadiyah dan Dinkes Sumsel. (Foto: Bambang Irawan)

PALEMBANG, iNews.id - Kasus jari bayi terpotong saat lepas infus di RS Muhammadiyah Palembang terus berjalan, dan oknum perawat yang menjadi pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan. Komisi V DPRD Sumsel akan berusaha mencari solusi dan melakukan mediasi agar kasus ini dapat diselesaian lewat jalur restorative justice. 

Hal ini terungkap dalam pertemuan Komisi V DPRD Sumsel dengan Direksi RS Muhammadiyah Palembang, dinas kesehatan, dan Badan Pengawas Rumah Sakit Sumsel. 

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli berharap kejadian ini tidak mengurangi pelayanan terbaik dari rumah sakit kepada masyarakat. "Terlebih kepada perawat dalam melayani pasien. Kami selalu bersedia menjadi fasilitator antara keluarga korban dengan RS Muhammadiyah Palembang," ujarnya, Kamis (10/9/2022).

Kuasa Hukum RS Muhammadiyah Palembang Darmadi Djufri mengapresiasi Komisi V DPRD Sumsel yang mendorong masalah ini diselesaikan secara restorative justice. "Kami terus berkoordinasi dengan pengacara korban untuk mendapatkan persamaan pandangan terhadap persoalan ini, agar bisa diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Apalagi rumah sakit telah melakukan berbagai upaya," katanya.

Sementara kondisi sang bayi masih berada di RS Muhammadiyah Palembang setelah menjalani operasi penyambungan jari kelingkingnya. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cuaca Sumsel 9 Februari 2023, Potensi Hujan di Palembang dan Sekitarnya

57 tahun lalu

Pemkot dan Kepolisian Palembang Cek Ketersediaan Minyak di Pasar dan Pabrik

57 tahun lalu

Pelajar SMK di Palembang Tewas Ditikam Teman di Sekolah 

57 tahun lalu

Pelaku Pedofil di Palembang Simpan 17 Rekaman Tindak Asusila

57 tahun lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris asal Palembang seusai Salat Subuh di Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal